AYOJAKARTA.COM - Banjir kembali menerjang wilayah Aceh Utara selama 2 hari ini sejak Kamis, 8 Januari 2026.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara diketahui kembali menetapkan status tanggap darurat bencana.
Sebelumnya, status tanggap darurat bencana sudah pernah diakhiri waktunya dan digantikan dengan masa transisi darurat menuju pemulihan pasca bencana pada Selasa, 6 Januari 2026.
Baca Juga: Persib vs Persija BRI Super League Nonton di Mana? Cek Link Live Streaming dan Jadwal Lengkap
Status tanggap darurat bencana ini akan berlangsung selama 14 hari ke depan hingga 24 Januari 2026.
Keputusan ini diambil guna mempercepat penanganan dari dampak yang terjadi dari bencana.
"Kita sepakati mengembalikan status daerah ke tanggap darurat sehingga langkah penyelamatan lebih maksimal," ujar Plt Sekda Aceh Utara Jamaluddin dalam keterangan resmi dikutip ayojakarta.com pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Akibat dari hujan Intensitas yang tinggi, sungai kembali meluap dan masuk ke pemukiman warga.
Baca Juga: Menguak Kelanjutan Pabrik Bobibos di Timor Leste, Fakta atau Hanya Klaim Viral?
BMKG menyebutkan bahwa hujan intensitas ringan masih akan mengguyur wilayah Aceh Utara hingga beberapa hari ke depan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dari hujan dan banjir susulan.
Sebagai informasi, menurut BNPB sejak bencana banjir terjadi November 2025 akhir jumlah korban khusus daerah Aceh per Sabtu, 10 Januari 2026 memiliki jumlah korban meninggal dunia di angka 230 orang dan 6 orang dinyatakan hilang.
Pengungsi Masih diangka 19.047 jiwa yang tersebar di berbagai titik.***

Share this article
Banjir kembali menerjang wilayah Aceh Utara selama 2 hari ini sejak Kamis, 8 Januari 2026.