AYOJAKARTA.COM - Setelah sebelumnya Presiden ke 7 RI Joko Widodo (Jokowi) sempat menjadi sorotan terkait ijazahnya, kini perhatian serupa mengarah kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Gibran ditantang untuk menunjukkan ijazah miliknya ke publik dengan alasan demi menjawab keraguan yang beredar di media sosial.
Tantangan tersebut datang dari konten kreator atau YouTube Sentana TV, Michael Sinaga.
Michael mengatakan hal ini setelah menunjukkan salinan ijazah Jokowi dari KPU yang digunakan syarat pencalonan Presiden periode 2014-2019 dan 2029-2024.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Rencanakan Revitalisasi Pasar Baru, Bakal jadi The Next Blok M?
Setelah mendapat salinan ijazah Jokowi, Michael bersama rekannya yakni Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi menunjukkan dokumen tersebut ke hadapan publik untuk pertama kalinya.
"Supaya publik percaya bahwa ini asli," ujar Michael dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.
Dalam pernyataannya, Michael juga meminta agar Gibran berani untuk menunjukkan ijazah miliknya.
Michael beralasan, agar informasi pejabat termasuk ijazah harus terbuka dan dapat diakses oleh publik.
"Ada satu orang lagi yang masih dipermasalahkan ijazahnya atau surat keterangannya. Kalau ini diberikan, maka Gibran Rakabuming Raka harus memberikan hal yang sama," katanya.
Michael pun mengaku dirinya netral dan jika satu diberikan harusnya semua juga diberikan.
Bahkan, selain ijazah Gibran, Michael juga berharap ijazah kelulusan Akmil milik Presiden Prabowo Subianto juga bisa ditunjukkan atau diberikan ke Arsip Nasional untuk diautentikasi.
"Jadi jangan ada yang dibilang tabu atau wah jangan karena dia masih menjabat, tidak. Menurut saya akan lebih gentle, lebih keren, lebih anak muda, lebih Gen Z kalau Pak Gibran juga memberikan hal yang sama kepada kita," tambahnya.***
Share this article
Tantangan yang ditujukan kepada Gibran Rakabuming Raka tersebut datang dari konten kreator atau YouTube Sentana TV, Michael Sinaga.