AYOJAKARTA.COM – Sosok perempuan bernama Linda yang disebut-sebut sebagai teman Vina mulai muncul ke publik.
Linda mulai buka suara terkait kasus pembunuhan Vina dan Eki yang terjadi di Cirebon delapan tahun silam.
Seperti diketahui, Linda kerap dikaitkan dengan peristiwa tragis tersebut setelah rekaman suaranya viral di media sosial.
Baca Juga: Kasus Vina Cirebon Makin Mencuat, Linda Ungkap Ancaman Datang Sejak 2016
Belum lama ini, Linda mengatakan bahwa dirinya sempat mendapatkan ancaman setelah rekaman suaranya viral.
“Lagi 2016 aja begitu kejadian dan suara saya viral saya sudah banyak dapat ancaman,” kata Linda dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kang Dedi Mulyadi pada Rabu (29/5/2024).
Ia menjelaskan bahwa saat itu Kakak Vina yakni Marliyana sempat datang dan merekamnya untuk diberikan kepada polisi.
Kemudian, rekaman tersebut viral di media sosial dan ia mulai menerima ancaman di media sosial.
Mengejutkannya, ancaman tersebut datang dari pelaku yang sudah ditangkap pihak kepolisian.
“Direkam (oleh) Kakak Vina ngomongnya untuk bukti ke penyidik. Katanya Kakaknya Vina ngasih ke tetangganya yang YouTuber, dengar-dengar ya. Viral, dari situ sudah mulai ada ancaman ke saya di Facebook, BBM dan ada yang datang ke rumah. Pelaku sudah di dalam, di LP, pegang HP,” jelasnya.
Linda mengaku mengenal salah satu pelaku pembunuhan Vina dan Eki yakni Rifaldi alias Ucil yang merupakan tetangganya.
Ia mengungkapkan ancaman tersebut datang dari Rifaldi yang ia temukan di media sosial Facebook.
Dalam ancaman berupa komentar tersebut, ia menyebut Rifaldi juga sempat menyinggung AEP, saksi kunci dari kasus pembunuhan Vina.
Linda menilai bahwa Rifaldi menyalahkan AEP lantaran kesaksiannya akan memberatkan hukumannya.
“Ada status gitu kayak lebih ‘siapa yang ngebuat kita masuk dalam sini’ katanya, ‘bakalan tak bakar rumahnya’. Itu di statusnya Rifaldi dan menyalahkan juga saksi AEP. Dari 2016 itu nama AEP ternyata sudah dibawa dan menurut Rifaldi di chatting sama temannya itu bilang ‘kamu nggak usah ngurusin orang dulu urusin aja tuh AEP’ katanya, itu membuat berat kesaksiannya di persidangan katanya, membuat berat kita-kita,” ungkapnya.***

Share this article
Sempat dapat ancaman setelah rekaman suaranya viral, Linda mengaku rumahnya akan dibakar oleh pelaku.