Perbedaan Formasi Penjaga Tahanan Kemenkumham dan Kejaksaan RI di CPNS 2024, Ternyata Perlu Tinggi Badan Segini

Ilustrasi salah satu perbedaan persyaratan formasi seleksi CPNS 2024 penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI adalah tinggi badan.
Ilustrasi salah satu perbedaan persyaratan formasi seleksi CPNS 2024 penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI adalah tinggi badan.

AYOJAKARTA.COM -- Seleksi CPNS 2024 akan dibuka sebentar lagi. Para calon peserta sedang mempersiapkan diri.

Salah satu formasi yang terdapat di CPNS adalah penjaga tahanan. Namun ternyata ada perbedaan persyaratan penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI.

Salah satu perbedaan persyaratan formasi penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI adalah tinggi badan.

Baca Juga: Soal Peluang Anies Baswedan Maju di Pilgub DKI Jakarta, Begini Respons NasDem dan PKS

Berapakah tinggi badan yang dibutuhkan untuk formasi tersebut dan apa perbedaan lainnya dari instansi Kemenkumham dan Kejaksaan RI?

Berikut adalah perbedaan formasi penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @studicpns.id pada Jumat, 19 April 2024:

1. Kuota

Perbedaan formasi penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI pertama adalah dari segi kuota.

Baca Juga: Lolos Seleksi Administrasi RBB 2024? Ini Jenis Tes Online Tahap 1 dan Nilai Ambang Batas yang Harus Dicapai

Kuota di Kemenkumham untuk penjaga tahanan adalah 1.000 orang. Sedangkan di Kejaksaan RI 2.258 orang.

2. Pendidikan

Pada pendidikan, baik Kemenkumham atau Kejaksaan RI membutuhkan lulusan SLTA (SMA)/ Sederajat untuk formasi penjaga tahanan.

3. Tinggi Badan

Perbedaan formasi penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI juga ada pada tinggi badan.

Kemenkumham membutuhkan penjaga tahanan dengan tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan minimal 160 cm untuk wanita.

Sedangkan Kejaksaan RI membutuhkan penjaga tahanan dengan tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan minimal 155 cm untuk wanita.

4. Berat Badan

Perbedaan formasi penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI ada juga pada berat badan.

Baca Juga: POLTEKIM vs POLTEKIP, Mending Daftar Sekolah Kedinasan yang Mana? Jangan Bingung, Ini Perbedaan dan Prospek Kerjanya

Kemenkumham menginginkan berat badan yang proporsional pada penjaga tahanan. Sedangkan Kejaksaan RI ingin berat badan dengan standar BMI 18 sampai dengan 25 untuk formasi penjaga tahanan.

5. Buta Warna

Baik Kemenkumham maupun Kejaksaan RI ingin pelamar penjaga tahanan tidak buta warna total atau parsial.

6. Berkas Wajib Punya

Pelamar Kemenkumham formasi penjaga tahanan tidak membutuhkan sertifikat, minimal ijazah pendidikan.

Baca Juga: Lulusan SMA Sederajat Merapat! Ini 25 Formasi CPNS 2024 yang Tersedia Untuk Kamu, Cek Sekarang juga!

Sedangkan pelamar Kejaksaan RI formasi penjaga tahanan membutuhkan sertifikat bela diri, komputer, dan rata-rata ijazah minimal 7,00.

Itulah perbedaan formasi penjaga tahanan di Kemenkumham dan Kejaksaan RI untuk CPNS. Semoga bermanfaat!***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kejaksaan RI
# penjaga tahanan
# CPNS 2024
# kemenkumham

News Update

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.