AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan himbauan kepada kepada pemudik untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrim.
Pasalnya, BMKG mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis baru 96S di sekitar Laut Sawu atau 10.2° LS 121.0° BT.
Bibit Siklon Tropis ini diidentifikasi kecenderungan menguat secara perlahan.
"Kemunculan bibit sikon ini dapat memicu terjadinya cuaca ekstrem," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat dikutip Ayojakarta.com dari bmkg.go.id, Minggu 7 April 2024.
Cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan banyak kerugian. Salah satunya bencana hidrometeorologi.
Apalagi ini berpotensi terjadi pada pekan arus mudik. Untuk itu secara khusus, BMKG menghimbau kepada pemudik untuk berhati-hati.
Salah satunya bisa melihat informasi cuaca terlebih dahulu.
Jika memang cuacanya buruk, alangkah baiknya ditunda terlebih dahulu.
Bibit Siklon Tropis 96S diidentifikasi akan menguat secara perlahan dalam beberapa hari kedepan.
Kecamatan angin maksimum di sekitar Bibit Siklon 96S, berkisar 15-20 knot atau 28-37 km/jam dengan tekanan di pusatnya sekitar 1007 mb.
Dengan pergerakan ke arah barat daya hingga selatan. Menjauhi perairan selatan NTT.
Sistem Bibit Siklon 96S di sekitar NTT, secara langsung dan tidak langsung akan berimbas pada kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari kedepan.
Ada tiga kondisi :
1. Hujan dengan intensitas sedang ke sangat lebat di wilayah Bali, NTB dan NTT
2. Potensi angin kencang di sekitar Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT.
3. Gelombang tinggi di sekitar Samudera Hindia selatan NTB, NTT, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Pulau Sumba, Kupang - Pulau Rote dan Laut Sawu.
Kondisi cuaca ini juga didukung oleh aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial masih terpantau dan diprediksi aktif di wilayah Indonesia untuk beberapa hari kedepan.***

Share this article
Apa itu Bibit SIklon yang harus diwaspadai para pemudik hingga BMKG mengeluarkan peringatan dini? Begini penjelasannya.