AYOJAKARTA.COM — Kabar mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan kembali menjadi sorotan publik, setelah munculnya daftar nama calon penerima dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Seiring dengan hal ini, beredar pula informasi yang menyebutkan bahwa dana BLT tersebut sudah mulai disalurkan melalui Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), serta surat undangan pencairan BLT melalui kantor pos Indonesia.
Namun, sebelum mengambil tindakan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya, penting untuk melakukan verifikasi lebih lanjut terlebih dahulu.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Heru Agustian, terdapat postingan di media sosial yang menyebutkan bahwa BLT mitigasi risiko pangan sudah sampai ke tangan penerima di NTB Lotim.
Namun, informasi ini masih perlu dikonfirmasi kebenarannya. Begitu juga dengan jadwal pencairan yang disebutkan dalam postingan tersebut, yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
Baca Juga: BLT Mitigasi Risiko Pangan Disalurkan Sebelum atau Sesudah Pemilu? Intip Prediksinya di Sini!
Selain itu, terdapat pula pengecekan terhadap surat undangan pencairan BLT mitigasi risiko pangan.
Meskipun surat tersebut sudah dicetak, namun terdapat ketidaksesuaian informasi yang memunculkan keraguan terhadap kebenaran informasi tersebut.
Hal ini menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu ditinjau secara kritis dan tidak boleh dipercaya begitu saja.
Saat ini, ketika dilakukan pengecekan terhadap Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG), ternyata alokasi BLT mitigasi risiko pangan untuk bulan Januari, Februari, dan Maret belum juga muncul.
Hal ini tentu menjadi sorotan karena biasanya, jika bantuan sosial sudah siap untuk pencairan, akan terlihat status SP2D atau Surat Perintah Pencairan Dana.
Pada SIKS-NG, biasanya akan terjadi perubahan status yang mengindikasikan kesiapan pencairan, seperti munculnya daftar calon penerima, informasi mengenai jenis bantuan yang diberikan, periode penyaluran, serta status rekening penerima.
Namun, hingga saat ini, tidak ada perubahan status yang mengindikasikan kesiapan pencairan BLT mitigasi risiko pangan.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa belum ada indikasi pasti mengenai kesiapan pencairan BLT tersebut berdasarkan informasi yang ada pada SIKS-NG.***

Share this article
Terdapat postingan di media sosial yang menyebutkan bahwa BLT mitigasi risiko pangan sudah sampai ke tangan penerima.