AYOJAKARTA.COM – Kini permasalahan Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kembali muncul, dan kali ini terkait investor yang akan masuk ke IKN.
Terlebih lagi, saat debat perdana calon wakil presiden (cawapres) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, dimana Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan bahwa belum ada investor yang masuk ke IKN.
Namun, setelah dilakukan pencaharian oleh ayojakarta.com, dilansir dari suara.com, ada beberapa investor yang masuk ke IKN dan mayoritasnya adalah perusahaan lokal.
Adapun berikut ini daftar investor yang akan berinvestasi di IKN, yakni:
- Agung Sedayu Group
Perusahan pertama yang melakukan investasi di IKN Nusantara yakni Agung Sedayu Group, dimana ini merupakan perusahaan properti yang bergerak di bidang pembangunan hotel, apartemen, dan mall di sekitaran Jabodetabek.
- Salim Group
Kemudian ada Salim Group yang mana perusahaan keluarga konglomerat dari keturunan Sudono Salim juga turut ikut investasi di IKN.
Diketahui perusahaan Salim Group sendiri sangat terkenal dengan usahanya sebagai produsen Indomie yang paling instan di dunia, selain itu juga ada tepung Bogasari.
Baca Juga: Cak Imin Tak Dukung Pembangunan IKN, Gibran Beri Sindiran: Dulu Ikut Potong Tumpeng
- Sinarmas
Lalu ada Sinarmas yang merupakan perusahaan multi sector yang turut masuk dalam daftar investor di IKN. Adapun usaha yang dilakoninya yakni kertas, jasa keuangan, dan telekomunikasi.
- Pulau Intan
Perusahaan yang membidangi baja dan konstruksi yang pabriknya berpusat di Kabupaten Karawang juga turut andil dalam investasi di IKN.
Adapun salah satu proyek besar yang pernah dilakukan oleh Pulau Intan yakni Bandara Singkawang, RS Kasih Ibu Solo, Sekolah BPK Penabur Bandung, dan Asrama Brimob Polda Kalimantan Barat.
- Adaro Group
Perusahaan lainnya yang turut ambil bagian dalam Investasi di IKN yakni Adaro Group, dimana perusahaan yang berfokus pada pertambangan. Terlebih lagi, perusahaan ini juga terlibat dalam operasional sejumlah Pembangkit Listrik di Indonesia
Baca Juga: Momen Panas Debat Cawapres 2024, Gibran dan Mahfud MD Saling Serang terkait Investasi IKN
- Barito Pacific
Selanjutnya ada perusahaan Barito Pasific yang didirikan oleh Prajogo Pangestu yang turut andil dalam investasi IKN, dan diinfokan perusahaan ini akan berfokus pada pengolahan sumber daya alam.
- Mulia Group
Lalu ada Mulia Group yang bergerak di bidang pembangunan properti juga turut serta melakukan investasi di IKN. Bahkan Mulia Group akan menyediakan jasa arsitektur dan desain interior.
- Astra Group
Kemudian ada perusahaan otomotif yang turut andil dalam investasi di IKN, yakni Astra Group. Astra Group sendiri merupakan perusahaan otomotif yang terbesar di Indonesia, dan bahkan kini telah memiliki 200 anak perusahaan.
- Kawan Lama Group
Selanjutnya adalah Kawan Lama Group yang mana terdiri dari ACE dan Informa. Perusahaan yang menyediakan alat rumah tangga di Indonesia ini juga akan melakukan investasi di IKN.
- Alfamart
Terakhir adalah Alfamart Group yang mana merupakan salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia dan tentu telah terkenal di seluruh pelosok Indonesia.
Hal tersebut lantaran cabang Alfamart kini telah tersebar di seluruh penjuru Indonesia, dan kini Alfamart akan turut berpartisipasi dalam berinvestasi di IKN.

Share this article
Ternyata, sudah ada beberapa investor yang masuk ke IKN dan mayoritasnya adalah perusahaan lokal. Apa saja daftarnya?