AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini media sosial tengah dihebohkan dengan video seorang perempuan berseragam ASN yang curhat mengenai arahan memenangkan salah satu paslon capres.
Wanita memakai seragam khaki dengan badge bertuliskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali ini mengungkapkan soal arahan Bupati Boyolali.
Yang menginstruksikan seluruh ASN untuk memenangkan PDIP dan memilih Ganjar Pranowo dalam Pemilu 2024.
Baca Juga: SAH! Ganjar-Mahfud Nomor Urut 3, Sandiaga Uno: Dalam Perspektif Islam, Angka 3 Memiliki Keistimewaan
Sembaru mengaduk-aduk bakso di hadapannya, perempuan itu menyebut rekan-rekannya dipungut sumbangan untuk memenangkan PDIP dan Ganjar Pranowo.
“Seng biasane instruksino nek menurutku biasane yo bupati. Karena kene kan seng duwe kuasa (Biasanya yang menginstruksikan itu menurutku bupati, Karena dia yang memiliki kuasa,” kata perempuan tersebut dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube METRO TV, Kamis (16/11/2023).
Menurut perempuan tersebut, jika ada yang tidak melaksanakan perintah tersebut maka ASN akan dimutasi ke daerah, kecamatan, atau desa yang jauh dari tempat tinggal. Bahkan jika menolak kata dia akan dijauhi di lingkungan kerja.
Baca Juga: Setelah Mendapatkan Nomor Urut Pemilihan Umum Tahun 2024, Prabowo: Kejujuran Itu Harus Utuh!
“Nek (kalau) itu udah jadi rahasia umum si mas, diarahkan untuk memenangkan PDIP dan memilih Ganjar. Kalau menolak juga bisa dijauhi dari pergaulan lingkungan pekerjaan,” kata perempuan itu.
Menanggapi viralnya video ASN Boyolali tersebut, Bupati Boyolali M Said Hidayat akhirnya buka suara. Ia membantah apa yang disampaikan perempuan ASN tersebut.
“Pernah mendengar saya memerintahkan seperti itu? Pernah mendengar. Semuanya pernah mendengar? (Belum) ya sudah jawabannya itu. Artinya Bupati tidak pernah memerintahkan itu,” kata Said pada Rabu (15/11/2023).
Said menjelaskan bahwa dirinya justru berharap agar pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan lancar, damai dan bisa membawa kebaikan kepada masyarakat.
“2024 ini marilah kita sukseskan dengan cara-cara yang baik dan ini harus kita dukung karena pelaksanaan Pemilu 2024 ini untuk menentukan pemimpin yang terbaik di negeri ini,” ujarnya.
Video yang berdurasi 1 menit 45 detik yang viral ini juga membuat Pj Gubernur Jawa Tengah, Rana Sujana membuka suara.
Ia mengungkapkan bila ditemukan pelanggaran maka pihaknya akan menyerahkan kasus tersebut ke Bawaslu.
Baca Juga: Heboh! Momen Chris Martin Berjalan Kaki di Kawasan Sudirman, Terciduk Fans!
“Kita ada tim ada satuan tugas untuk melakukan pengecekan ataupun penyelidikan kegiatan tersebut apakah betul atau tidak,” kata Rana Sujana.
“Tapi nanti itu kan urusannya urusan Bawaslu itu terkait dengan masalah kampanye itu,” lanjutnya.
Sementara itu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Boyolali, Jawa Tengah telah mendapatkan informasi terkait video viral tersebut.
Baca Juga: Heboh! Megawati Minta Pemilu Jangan Ada Kecurangan Lagi, Warganet Curiga: Lah, Berarti Kemarin?
Ketua Bawaslu Boyolali, Widodo mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penelusuran dan mencari bukti perihal dugaan tersebut.
“Kami masih susah untuk menentukan juga ya (adanya pelanggaran). Kami tidak mau masuk kepada ranah yang belum ada bukti,” ujarnya.
Terkait dugaan adanya pelanggaran, Widodo menyebut bahwa masih membutuhkan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.***

Share this article
Video viral ASN Boyolali ngaku diperintah menangkan Ganjar-PDIP. Bupati dan Bawaslu menanggapi. Apa fakta sebenarnya?