AYOJAKARTA.COM – Bergabung bersama PDI Perjuangan sejak tahun 2004, Politisi Budiman Sudjatmiko kini resmi dipecat.
Surat Pemecatan Budiman Sudjatmiko tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Dengan adanya surat pemecatan tersebut, maka terhitung sejak 24 Agustus 2023 Budiman Sudjatmiko tidak lagi bernaung dibawah PDI Perjuangan.
Baca Juga: Dukung Prabowo Subianto, Budiman Sudjatmiko Resmi Dipecat PDIP
Selain memutuskan pemecatan, dalam surat keputusan yang dikeluarkan tersebut Budiman Sudjatmiko juga tidak lagi menjabat apapun di PDIP.
Terkait dengan pemecatan tersebut, Budiman Sudjatmiko mengaku sudah memperkirakan hal tersebut sebelumnya.
Budiman menilai salah satu hal yang menjadi akar pemecatannya memiliki keterkaitan dengan aktivitasnya sebagai kader PDIP.
Sebagaimana diketahui publik, pada 18 Juli 2023 lalu Budiman sempat menjadi sorotan usai melakukan kunjungan ke kediaman Prabowo Subianto.
Namun demikian, Budiman mengaku tidak ada panggilan resmi apapun terkait dengan kunjungannya ke Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Deklarasi 'Prabu': Budiman Sudjatmiko Cuci Dosa Sejarah Prabowo Subianto
“Pada waktu saya dipanggil oleh Pak Komarudin Watubun, itu lebih baik panggilan informal,” ujar Budiman.
Terkait dengan acara 18 Agustus 2023 lalu di Semarang, Budiman mengaku belum mendapatkan panggilan apapun dari partai.
“Untuk aktivitas yang 18 Agustus kemarin di Semarang, memang belum ada panggilan, kecuali ada peringatan di media,” jelas Budiman.
Tidak adanya proses pemanggilan yang biasanya dilakukan PDIP kepada kader, dinilai Budiman sebagai salah satu bentuk hak prerogatif Ketum.
Karenanya, Budiman yang dikenal militan ketika dibenturkan dengan ketidak-adilan, memilih membiarkan pemecatannya tersebut.
Atas pemecatan yang diberikan PDI Perjuangan, Budiman menganggap hal tersebut sebagai suatu pelajaran berharga dalam hidup.
“Kali ini saya anggap ini sebagai sebuah teguran yang keras dari organisasi gerakan politik yang saya sendiri sudah merawat itu sejak kecil,” jelas Budiman.
Meski berkesempatan untuk mengajukan banding, Budiman lebih untuk tidak mempolitisasi pemecatannya.
“Pemecatan saya hanya menghapus catatan administratif saya sebagai kader PDI Perjuangan, tapi tidak menghapus nilai politik yang saya rawat sejak kecil,” imbuhnya.
Meski tidak lagi terdaftar sebagai salah satu kader PDI Perjuangan, Budiman mengaku tetap akan menjiwai ideologis Soekarno dalam berpolitik.
Baca Juga: Prabowo Subianto akan Bersanding dengan PDIP? Politisi Budiman Sudjatmiko Beri Kode Ini
Sehubungan dengan larangan menggunakan PDIP yang menjadi keputusan Partai, Budiman mengaku tidak pernah menggunakan atribut itu untuk tujuan pribadi.
“Soal status, nggak pernah saya pakai misalnya untuk jabatan kemudian berbisnis atau apapun, paling hanya ketika diundang ke TV,” pungkas Budiman.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Jumat, 25 Agustus 2023 dari kanal Youtube Metro TV. ***

Share this article
Bergabung bersama PDI Perjuangan sejak tahun 2004 atau 19 tahun lalu, Politisi Budiman Sudjatmiko kini resmi dipecat.