AYOJAKARTA.COM- Anies Baswedan merupakan bakal calon presiden dari koalisi perubahan yang akan maju di pilpres 2024 mendatang.
Seperti yang diketahui, survei elektabilitas Anies selalu berada pada urutan nomor tiga. Sebab urutan satu dan dua selalu dipegang oleh capres Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Ia juga mengatakan bahwa hasil survei dari sejumlah lembaga tidak ada satupun yang memenangkan dirinya, seperti ketika ia maju di pilkada DKI Jakarta sebagai salah satu contohnya.
Baca Juga: Hati-Hati! Ini 8 Tanda Kamu Sedang Dimanipulasi Oleh Pasangan, Jangan Sampai Nggak Sadar
"Pilkada di Jakarta tidak ada satupun survei yang pernah memenangkan kita, nggak ada. Bahkan Litbang sebuah koran sangat terkenal itu menempatkan kita jauh sekali di bawah, kalahnya berlebihan sampai di ujung pun kita masih kalah," kata Anies.
Anies juga mengatakan hasil survei tersebut bisa dibilang aspirasi masyarakat atau aspirasi penyelenggaraan survei.
Hal tersebut ia ungkapan karena pendukungnya selalu mengatakan ada banyak pihak yang ingin menjegalnya di pilpres 2024.
"Jadi saya sering bilang, ini sebetulnya aspirasi masyarakat atau aspirasi penyelenggara lembaga survei, ya?," tanya Anies.
Baca Juga: Instagram Down! Nggak Usah Panik, Berikut 7 Cara Mengatasinya
Seperti yang diketahui nama Anies selalu ditempatkan di posisi nomor tiga dalam lembaga survei capres saat ini.
Mantan Gubernur DKI ini juga menjelaskan kalau surveinya sudah di urutan terakhir untuk apa lagi dijegal.
"Ada yang tanya kemarin di sebuah wawancara, pak Anies ini banyak jegal-jegal, bagaimana komentarnya?'. Saya komentar gini, mungkin yang menjegal-jegal itu sedang mengatakan bahwa survei aslinya tidak seperti itu. Karena kalau di survei nomor tiga, buat apa dijegal?," kata Anies.
Selanjutnya ia juga berpendapat bahwa jika ada yang masih menjegal dirinya berarti hasil surveinya tidak asli.
"Kan nomor tiga, kalau surveinya nomor tiga, tapi tetap menjegal. Mungkin dia punya hasil asli surveinya, yang nggak kita tahu," jelasnya yang dikutip AyoJakarta.com pada Senin (22/5) di Metro TV.
Menurut Anies, secara logika saja namanya sudah ada di nomor tiga, lantas buat apa lagi di intervensi.
"Ini logika sederhana saja, kalau dia percaya, nggak usah di jegal dan tungguin aja, " kata Anies lebih lanjut. ***

Share this article
Hasil survei dari sejumlah lembaga tidak ada satupun yang memenangkan Anies, seperti ketika ia maju di pilkada DKI Jakarta.