AYOJAKARTA.COM – Chiki ngebul menjadi perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes), di mana akhirnya diterbitkannya peringatan berupa Surat Edaran Kemenkes.
Chiki ngebul menjadi tren melalui video pada berbagai platform media sosial, contohnya TikTok.
Media The Guardian turut menyoroti makanan ini.
Video para anak hingga remaja sedang menikmati chiki ngebul dengan musik unik khas TikTok yang membuatnya cepat menjadi tren yang viral.
Chiki ngebul sendiri adalah sebutan lokal untuk jajanan yang di luar negeri disebut Dragon’s Breath atau nafas naga. Chiki ngebul adalah jajanan anak yang diinfused atau dicampur dengan nitrogen cair, hingga memberikan efek asap/kabut.
Dalam pemberitaan The Guardian, Dokter Dicky Budiman dan peneliti keamanan kesehatan global di Universitas Griffith mengatakan, nitrogen cair menyebabkan snack tampak berasap saat dikonsumsi namun jika dikonsumsi sebelum nitrogen cair menguap maka berpotensi terjadi luka bakar dan perforasi usus, dan pada kasus yang paling parah dapat menyebabkan kematian.
Pemerintah Indonesia telah memperingatkan bahaya terkait penggunaan nitrogen cair melalui Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, nomor KL.02.02/C/90/2023.
Ternyata, ice smoke atau es asap tidak hanya memberikan rasa dingin, tetapi juga sensasi mulut yang mengeluarkan asap. Penggunaan nitrogen cair digunakan pada chiki ngebul, di mana nitrogen cair bersifat jernih, tidak berbau, tidak berasa dan berwarna.
Faktanya, penambahan nitrogen cair pada chiki ngebul dapat menyebabkan radang dingin dan luka bakar. Memicu kesulitan untuk bernafas yang cukup parah. Mengkonsumsi nitrogen cair dapat merusak internal organ tubuh.
Terdapat beberapa kemungkinan terkait adanya tren penggunaan nitrogen cair pada jajanan atau yang disebut chiki ngebul, salah satunya akses yang mudah dan harga yang turun.
“Mungkin sekarang (harganya) menurun dan bukan hanya lebih mudah diakses tetapi juga jumlah usaha baru yang menggunakan nitrogen cair ini juga semakin banyak,” kata Budiman.
Menurut Budiman, nitrogen cair sering dijual oleh pedagang kaki lima, dan banyak orang yang membuat makanan yang tidak tahu cara menggunakan nitrogen cair dengan benar, sementara anak-anak tidak mengetahui bahayanya.
Pada dasarnya, nitrogen cair sudah umum digunakan dalam makanan, sekarang makanan ringan seperti itu lebih mudah diakses daripada sebelumnya.
Saat ini, di Indonesia sendiri sedang gencar sosialisasi terkait bahaya nitrogen cair pada jajanan anak, terutama seperti chiki ngebul.
Diharapkan, anak-anak menjadi mengetahui dan menjauhi jajanan yang berbahaya. Sosialisasi di puskesmas dan sekolah sedang rajin dilaksanakan, sesuai dengan edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.***

Share this article
Jajanan viral chiki ngebul menjadi perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan media asing The Guardian.