AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini publik dikejutkan dengan kabar menggemparkan dari dunia kepolisian.
Pasalnya, belum lama ini kabar tidak mengenakan datang dari salah seorang polisi.
Dikabarkan seorang polisi bernama Aiptu AR diduga menjual istrinya ke rekannya yang juga seorang polisi.
Baca Juga: Harmonis, Beredar Video Ferdy Sambo Ajak Arka Jalan-jalan Ditemani Richard Eliezer dan Yosua
Tidak hanya menjual tubuh istrinya sendiri pada rekan polisinya, Aiptu AR juga diduga mengonsumsi narkoba.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Harian Kompolnas, yakni Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews, Benny angkat bicara mengenai adanya kabar adanya oknum polisi yang menjual istrinya ke rekannya.
“Viralnya berita ini sudah melakukan klarifikasi, meminta penjelasan dari pihak Polda. Namun informasi yang bisa kami sampaikan tentunya terbatas,” ucapnya.
Baca Juga: Hakim Sampai Heran, Keterangan Ferdy Sambo Bikin Bingung karena Ogah Bela Arif Rachman?
Benny kemudian menjelaskan mengenai penyebab Aiptu AR rela menjual tubuh istrinya sendiri ke rekannya yang juga polisi.
Dari penjelasan Benny, diketahui ada perubahan sikap dari pelaku karena mengonsumsi narkoba.
Mirisnya, Benny mengungkapkan jika pelaku bahkan mengajak istrinya untuk mengonsumsi narkoba.
“Kalau tadi ditanyakan tentang apa sih penyebabnya, kok sampe kejadian ini terjadi, saya menyorotinya laporan keterangan dari istri itu menjelaskan bahwa ada perubahan sikap dan perilaku dari suaminya ketika dia mulai mengonsumsi narkoba, bahkan istrinya pun diajak mengonsumsi narkoba,” jelasnya.
Menurut Benny, hal itulah yang menjadi awal mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi.
Ini lantaran Benny mengatakan jika orang yang mengonsumsi narkoba akan mengalami perubahan berpikir dan bertindak.
“Karena ketika seseorang mengonsumsi narkoba dia akan cara berfikir cara bersikap dan bertindaknya akan berubah tidak normal lagi. Dia akan mengalami yang namanya isu orientasi ruang dan waktu, mispersepsi panca indera dan sebagainya,” katanya.
“Nah apa yang dilakukan ketika dia mengonsumsi narkoba dia tidak akan sadar lagi kalau itu istrinya dan sebagainya, kalau perilakunya itu menyimpang dan sebagainya,” sambungnya.
Benny kemudian menuturkan jika ia memerintah kepada penyidik untuk mendalami masalah ini walaupun dari tes urin menujukkan hasil yang negatif.
“Oleh sebab itu kami mendorong untuk via penyidik yang menangani untuk mendalami masalah ini meskipun ketika di tes urinenya negative karena mungkin sudah tidak mengonsumsi saat diperiksa atau setelah ribut mungkin dia stop dulu,” tuturnya.
Kemudian, Benny menerangkan jika pelaku sudah lama mengonsumsi narkoba.
“Kalau tidak salah (mengonsumsi narkoba tahun 2015), saya lupa detail ini ya karena saya membaca sepintas. Saya melihat kesana, akar masalahnya ya, awalnya dari sana kemudian tindakan yang dilakukan dengan mengajak teman dan sebagainya itu sudah diluar kontrol lagi,” tutupnya.***

Share this article
Viral kasus oknum polisi yang 'jual' istrinya ke sesama polisi hingga ada dugaan ajak konsumsi narkoba. Ketua Harian Kompolnas angkat bicara