AYOJAKARTA.COM - Bakal calon Wakil Presiden dari PKB, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, membuat janji politik yang menggembirakan terkait dengan dana desa.
Dalam safarinya di Jombang, Jawa Timur, Cak Imin menyatakan bahwa jika terpilih, pemerintah baru akan berupaya meningkatkan alokasi dana desa menjadi Rp5 miliar per desa.
"Kami sudah menghitung dana desa untuk tahun 2023 ini sebesar Rp2 miliar per desa, dan itu sudah cukup. Namun, kami ingin meningkatkan secara drastis menjadi Rp5 miliar per desa. Ini adalah target yang akan kami perjuangkan di pemerintahan baru," kata Cak Imin.
Baca Juga: Cak Imin Yakin Hubungan PKB-PKS Akan Semakin Kuat: Tak Pernah Politik Identitas
Janji politik Cak Imin ini sempat memicu perdebatan utamanya ihwal sumber pendanaan dana desa yang melonjak drastis tersebut. Lantas, dari mana sumber duit dana desa tersebut.
Disitat dari laman dpr.go.id, Cak Imin sebelumnya juga telah menyuarakan kenaikan dana desa hingga Rp5 miliar di tahun 2024.
Ia telah menghitung anggaran dana desa jika dinaikkan. Menurutnya, APBN sangat mampu untuk menggeser anggaran untuk dana desa. Jika memang terealisasi, Rp500 triliun akan diperuntukkan untuk program dana desa.
“Itu artinya butuh Rp400 triliun. APBN kita Rp3 ribu triliun kalau dipilah Rp 500 triliunnya saja untuk dana desa pasti pembangunannya akan terasa untuk masyarakat apalagi kalau seribu triliun,” bebernya.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Cak Imin Berkunjung ke PKS dalam Upaya Memperkuat Koalisi Perubahan
Cak Imin juga menyoroti pentingnya komunikasi politik dan kerjasama dengan partai lain, termasuk PKS.
Bakal Calon wakil presiden yang akan dampingi anies ini mengungkapkan niatnya untuk mendekati PKS dan menyatukan visi bersama.
"Kami Akan terus berjalan. Saya berupaya mendekati PKS, dan dalam waktu dekat, kami akan mengadakan pertemuan dengan mereka," ujarnya.
Pertemuan Ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi politik Cak Imin, yang bertemu dengan para kiai dan Ketua DPC PKB se-Jatim.
Hal ini untuk membahas berbagai aspek politik, termasuk koalisi dan deklarasi bersama Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden dan Wakil Presiden dalam Pemilu 2024.
Baca Juga: PKS Bangun Chemistry dengan PKB, Beri Lampu Hijau untuk Cak Imin?
Dalam mengingatkan momen penting, Cak Imin juga membagikan cerita saat dia bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, yang menghasilkan tawaran bergabung sebagai bakal calon Wakil Presiden mendampingi Anies Baswedan.
Ketika kami bertemu, Surya Paloh berkata, 'Kalau mau kita salaman, kalau tidak mau kita tidak usah bertemu sampai pemilu,'" kenang Cak Imin dengan senyuman.

Share this article
Dari mana sumber duit janji Cak Imin yang akan menaikkan dana desa menjadi Rp5 miliarper tahun jika terpilih jadi wapres?