AYOJAKARTA.COM – Kurang dari sebulan lagi, masyarakat akan menggelar pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) capres dan cawapres 2024.
Seiring waktu yang semakin dekat dengan hari pencoblosan, situasi pemilu pun juga semakin memanas dengan berbagai drama politik yang bermunculan.
Selain itu, dukungan ke masing-masing paslon juga makin gencar ditunjukkan para pendukung melalui agenda kampanye.
Ditengah ramainya situasi Pilpres 2024 jelang hari pencoblosan yang semakin dekat, Presiden Jokowi justru memberikan jawaban menohok terkait kampanye yang belakangan sedang berlangsung.
Dimana baru-baru ini Presiden Jokowi memberikan jawaban saat ditanya kapan dirinya akan ikut berkampanye dengan Gibran Rakabuming Raka.
Seperti yang diketahui, Gibran Rakabuming Raka putra sulung Jokowi maju sebagai cawapres Prabowo Subianto dengan nomor urut 3 di Pilpres 2024 ini.
Namun saat ditanya, kapan Jokowi akan ikut berkampanye dengan Gibran Rakabuming, dirinya justru memberi jawaban yang cukup mengejutkan.
“Baru menyampaikan ada pertanyaan, saya menyampaikan ketentuan Undang-undang saja sudah ramai,” ujar Jokowi dikutip dari akun TikTok @metro_tv pada (30/1/24).
Lantas saat ditanya perihal Gibran Rakabuming Raka sudah mengajak Jokowi untuk berkeliling daerah, Presiden RI tersebut tak menampik.
“Iya saya udah diajak, bolak-balik , memang saya udah diajak bolak balik,” beber Jokowi.
Hanya saja Jokowi kembali menyinggung soal pernyataannya tempo hari terkait UU Pemilu yang dianggap kontroversial.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Mengalami Mental Block, Sering Lelah hingga Mudah Pesimis
“Tapi sekali lagi, saya menyampaikan ketentuan Undang-undang saja, Undang-undang pemilu saja sudah ramai, yak,” papar Jokowi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi membuat pernyataan bahwa presiden boleh memihak dan juga mendukung salah satu paslon capres dan cawapres.
Dimana pernyataan Jokowi tersebut berdasarkan UU Nomor 7 tahun 2017 pada pasal 299 yang menyatakan jika presiden maupun wakil presiden punya hak melaksanakan kampanye.
Akan tetapi pernyataan Jokowi tersebut langsung menuai reaksi publik, lantaran Jokowi dituding memiliki kepentingan politik mengingat sang putra merupakan salah satu cawapres.***

Share this article
Presiden Jokowi justru memberikan jawaban menohok terkait kampanye yang belakangan sedang berlangsung.