AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin turut buka suara soal hasil sementara quick count Pilpres 2024.
Diketahui, Pilpres 2024 sudah digelar pada Rabu 14 Februari 2024.
Hingga kini, hasil sementara quick count Pilpres 2024 itu masih terus berlangsung.
Baca Juga: Prabowo Subianto Sebut Kenal Semua Presiden, tapi Megawati Tak Disebutnya
Dari hasil quick count tersebut hingga hari ini Kamis (15/2/2024) pukul 14.50 WIB pasangan Capres-Cawapres 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming masih unggul.
Dikutip dari kawalpemilu.org, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming meraih suara sebanyak 52.73 persen.
Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meraih suara 30.08 persen.
Baca Juga: Menang Telak Versi Quick Count, Prabowo Subianto: Jangan Sombong, Kita Harus Tetap Rendah Hati
Sementara Ganjar Pranowo dan Mahfud MD hanya 17. 19 persen.
Belum final hasil quick count, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming sudah lebih dulu menyampaikan pidato.
Sontak saja, aksi Prabowo-Gibran itu langsung mencuri perhatian banyak tokoh.
Baca Juga: Usai Nyoblos, Capres Nomor Urut 1 Prabowo Subianto Terciduk Asyik Melakukan Hal Ini di Rumahnya
Salah satunya Din Syamsuddin, yang turut memberikan pendapatnya terhadap aksi Prabowo-Gibran yang sudah lebih dulu berpidato, padahal hasil final belum ada.
Dikutip dari tayangan YouTube tvOneNews melalui acara 'Seperti Apa Bangsa ke Depan', Din Syamsuddin menilai bahwa Prabowo-Gibran terlalu dini menyampaikan pidato 'kemenangan' tersebut.
"Apa yang disampaikan tadi itu seakan 'pidato kemenangan' yang disambut dengan gegap gempita oleh para pendukungnya dengan selebrasi yang saya nilai sangat-sangat berlebihan," ujar Din Syamsuddin.
Din mengatakan bahwa pidato Prabowo-Gibran itu seolah-olah mereka sudah manang dalam kompetisi Pilpres ini.
Bahkan, Din mengatakan bahwa Prabowo sudah melanggar etika.
"Saya berpendapat ini melanggar nilai-nilai etika yang kita bahas tadi dan juga melanggar khususnya hukum yang ada," tambahnya.
Lebih lanjut Din mengatakan padahal lembaga KPU masih belum memberi keputusan final hasil Pilpres 2024.
"Dari sudut teologis ini semacam mendahului takdir," tegas Din Syamsuddin.
Pidato Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming
Sebagaimana diketahui, Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas hasil quick count dari berbagai macam lembaga survei.
Sementara ini hasil quick count Prabowo-Gibran memang unggul dari pasangan lainnya.
"Saya bersama Mas Gibran berpesan, menyampaikan walaupun kita bersyukur kita tidak boleh sombong, kita tidak boleh jumawa," ujar Prabowo di hadapan pendukungnya di Istora Senayan, Rabu malam dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.
Baca Juga: Prabowo Subianto Tanggapi Berita Hoax yang Beredar di Media Sosial: Sulit Membedakannya
Prabowo meminta agar para pendukungnya tetap harus rendah hati.
"Kemenangan ini harus menjadi kemenangan untuk seluruh rakyat Indonesia," tegas Prabowo yang disambut gemuruh tepuk tangan para pendukungnya.***

Share this article
Din Syamsuddin menilai apa yang disampaikan Prabowo Subianto dalam pidatonya terkait hasil quick count telah mendahului takdir.