AYOJAKARTA.COM – Capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo, memberikan tanggapan terkait tingginya suara PDIP, namun tidak sesuai dengan perolehan suara pasangan Ganjar-Mahfud.
Berdasarkan hasil quick count dari berbagai lembaga survei, menunjukan bahwa PDIP termasuk partai dengan posisi teratas dalam Pemilu 2024.
Namun hasil quick count capres-cawapres, menunjukan bahwa hasil Ganjar-Mahfud berada di urutan terkecil.
“Kan quick count, real count-nya belum. Hasil dari quick count perolehan PDI Perjuangan saya kira masih tinggi ya, kalau enggak salah masih nomor satu ya. Agak anomali dengan ya suara saya,” ucap Ganjar, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Kamis, 15 Februari 2024.
Ganjar mengatakan bahwa kejanggalan tersebut akan diselidiki terlebih dahulu oleh pihaknya.
“Maka hari ini sedang diselidiki oleh kawan-kawan, mudah-mudahan nanti ketemu apa faktornya, sepertinya split tiketnya agak terlalu lebar,” ujar Ganjar.
Diketahui hari ini seluruh ketum partai pengusung Ganjar-Mahfud sedang melakukan pertemuan di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan bahwa pihaknya menduga ada beberapa kecurangan yang terjadi.
"Banyak juga (laporan kecurangan), hari ini makanya kita bahas, kita catat, kita konfirmasi ke daerah untuk memastikan apakah ini terstruktur sistematis masif gitu aja," tutur Ganjar.
Terkait hal ini pihaknya akan menyampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan menunggu bagaimana hasil yang akan dikeluarkan.
"Ini sifatnya laporan tapi sekali lagi prinsip kita, kita akan menunggu keputusan dari KPU," ucapnya.
Apapun keputusan dari KPU nantinya, Ganjar mengatakan bahwa dirinya akan mengikuti dan menghormati hal tersebut.***

Share this article
Ganjar Pranowo memberikan tanggapan terkait tingginya suara PDIP, namun tidak sesuai dengan perolehan suara pasangan Ganjar-Mahfud.