AYOJAKARTA.COM - Kasus tewasnya pasangan Vina Cirebon-Eky yang terjadi pada 2016 silam di Cirebon, Jawa Barat mendadak kembali mencuat dan menyita perhatian publik.
Berawal dari tayangan film, tiga orang tersangka pelaku yang diduga ikut terlibat dalam kasus kematian pasangan Vina-Eky kemudian ditetapkan dalam DPO.
Tidak lama berselang, salah satu terduga pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO dari kasus pasangan Vina-Eky berhasil diamankan Polda Jawa Barat.
Meski tidak menerbitkan gambar terduga pelaku, pihak kepolisian telah memberikan sejumlah ciri fisik ketiga orang tersebut.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Kombes Pol Jules Abraham Abast selaku Kabid Humas Polda Jabar, pelaku yang berhasil diamankan bernama Pegi alias Perong.
Memiliki nama lengkap Pegi Setiawan, sejak 2016 Pegi alias Perong menurut keterangan Kombes Pol menyamar sebagai pekerja bangunan.
“Informasi yang kita dapatkan bernama Pegi Setiawan, yang bersangkutan selama ini bekerja sebagai buruh bangunan di kota Bandung,” Jelasnya.
Dari hasil penelusuran sejumlah awak media, lokasi rumah Pegi dengan Jembatan Talun yang menjadi TKP hanya berjarak sekitar 400 meter.
Terkait dengan ketiadaan gambar foto dalam lembar DPO, Kabid Humas menegaskan akan memberikan penjelasan perihal proses penyidikan.
“Tentunya akan kami buka, bagaimana proses penyidikan ini selanjutnya sehingga mengungkap kasus Saudara Pegi yang kami duga sebagai pelaku,” imbuh Kombes Pol Jules.
Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Jabar juga akan memberikan keterangan lebih rinci terkait peran yang dilakukan Pegi dalam peristiwa tewasnya pasangan Vina-Eky.
Sehubungan dengan keterangan tersebut, pihak kepolisian sebelumnya juga sempat mendapat sorotan akibat adanya dugaan salah tangkap tersangka.
Sebagaimana dengan delapan tersangka lainnya, penangkapan terhadap terduga pelaku Pegi Setiawan juga menuai berbagai kecurigaan.
Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media, Kartini selaku Ibu Kandung Pegi Setiawan memberikan sanggahan.
Menurutnya, sosok yang banyak dicari dan diburu oleh kepolisian bernama Egi Setiawan bukan Pegi Setiawan.
Selain nama, sosok Egi dengan Pegi putranya juga memiliki beberapa perbedaan mencolok menyangkut ciri fisik.
“DPO itu namanya Egi bukan Pegi, Egi itu ciri-cirinya orangnya putih, rambutnya merah, beda banget sama anak saya,” ungkap Kartini.
Pegi Setiawan yang disebut menyamar sebagai buruh bangunan memiliki ciri berkulit gelap, dekil, sehingga menurut Ibu terduga sangat jauh dari kriteria pada DPO.
Dalam keterangannya, Kartini meminta agar masyarakat bisa melihat secara objektif terkait penangkapan terhadap putranya yang dikenal baik, santun dan sayang keluarga. ***

Share this article
Bukti baru kasus Vina Cirebon pada tahun 2016 terungkap, benarkah polisi salah tangkap teduga pelaku?