AYOJAKARTA.COM - Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian merupakan salah satu formasi yang yang terbuka bagi jenjang SMA pada pendaftaran CASN 2024.
Meski formasi CASN 2024 sebagai Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian sama-sama berada dibawah naungan Kemenkumham, keduanya memiliki sejumlah perbedaan.
Karena itu, pendaftar CASN 2024 yang berminat mengisi formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian perlu memahami perbedaannya.
Dengan mengetahui dan mengenali perbedaan dari keduanya, maka calon pendaftar CASN 2024 akan lebih siap mengisi formasi tersebut.
Baca Juga: TOP 4 SMA di Sumatera Barat yang Masuk 100 Terbaik Nasional, Sekolahmu Termasuk?
Sebagai acuan untuk menentukan formasi pendaftaran CASN 2024, berikut adalah perbedaan Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian Kemenkumham.
Pertama, Penjaga Tahanan berada dibawah naungan Dirjen Pemasyarakatan, sedangkan Pemeriksa Keimigrasian berada dibawah naungan Dirjen Imigrasi.
Perbedaan kedua yang membedakan formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian adalah lokasi penempatan kerja.
Lapas, Rutan, LPKA, LPP, Bapas, serta Rupbasan Kanwil Kemenkumham merupakan lokasi penempatan kerja untuk formasi Penjaga Tahanan.
Sedangkan Pemeriksa Keimigrasian, akan ditempatkan di Rudenim, Kantor Keimigrasian baik TPI atau Non TPI, serta Pos Lintas Batas Negara baik di Pelabuhan maupun Bandara.
Kendati kedua formasi tersebut memiliki sejumlah perbedaan, proses rekrutmen untuk Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian memiliki persamaan.
Adapun persamaan antara formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian adalah terletak pada Persyaratan Umum, Dokumentasi dan Berkas serta Tahapan Tes.
Untuk Persyaratan Umum, calon pendaftar formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian harus memiliki tinggi badan minimal 165 cm bagi pria dan 160 cm bagi wanita.
Pengisi formasi jabatan Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian harus berada di rentang usia antara 18 sampai dengan 28 tahun saat mendaftar.
Terkait dengan syarat pendidikan minimal, formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian terbuka untuk pemilik ijazah tingkat SMA serta sederajat maupun Paket C.
Badan calon peserta pengisi formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian harus bersih dari tato dan tindik, serta bekas dari keduanya.
Formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian menjadi salah satu formasi paling banyak diminati oleh pendaftar CASN, khususnya di periode 2024.
Selain karena terbuka bagi siswa lulusan tingkat SMA, hal tersebut karena pendaftar dari kedua formasi tersebut juga memberi ruang bagi yang sudah menikah atau memiliki anak.
Disamping kedua alasan tersebut, formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian menjadi incaran karena tidak ada syarat minimal pada nilai ijazah. ***

Share this article
Inilah alasan mengapa formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian jadi formasi paling diincar di seleksi CPNS.