Terungkap! Inilah Penyebab Berkas Dinyatakan BTS dan TMS pada Penetapan NIP CPNS dan PPPK

Untuk menghindari BTS dan TMS, peserta diharapkan untuk selalu memastikan bahwa berkas sudah sesuai dengan persyaratan.
Untuk menghindari BTS dan TMS, peserta diharapkan untuk selalu memastikan bahwa berkas sudah sesuai dengan persyaratan.

AYOJAKARTA.COM – Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) harus mengenali status usulan penetapan NIP.

Untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil sendiri, saat ini sudah memasuki tahapan pengisian DRH NIP.

Kemudian akan berlanjut ke tahapan usul penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS yang berlangsung pada 22 Februari hingga 23 Maret 2025.

Sementara itu, untuk tahapan PPPK 2024 tahap 1 saat ini sudah memasuki proses penetapan Nomor Induk (NI). Proses ini akan berlangsung hingga 28 Februari 2025.

Penetapan NIP CPNS dan NIPPPK merupakan penentu kelulusan bagi para calon ASN.

Karena pada tahapan usul penetapan ini, akan ada peserta yang dinyatakan BTS maupun TMS oleh panitia seleksi.

Baca Juga: Resmi! Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1 Maret 2025

Nah, dilansir ayojakarta.com dari Instagram @bkn2surabaya, berikut ini merupakan beberapa penyebab berkas dinyatakan BTS dan TMS pada penetapan NIP.

1. BTS (Data profil tidak sesuai/ Dokumen tidak lengkap)

- Pengalaman kerja tidak linier dengan Jabatan Yang Dilamar (khusus PPPK) .
- Terdapat ketidaksesuaian data nama pada aplikasi dan ijazah, tempat/tanggal lahir, status perkawinan, foto pelamar, data pendidikan dan data profil pada DRH.

Penyelesaian:

- Pelamar harus melakukan cross check serta konsultasi ke instansi terkait mengenai data relevansi riwayat kerja.
- Pelamar harus melakukan perbaikan data dan melaporkan hasil perbaikan ke instansi.

2. TMS (Pendidikan tidak linier/ Pelamar Mengundurkan Diri)

- Ijazah pelamar tidak linear dengan kualifikasi pendidikan yang sudah ditetapkan oleh KemenpanRB.
- Pelamar mengundurkan diri atau meninggal dunia

Penyelesaian:

- Instansi akan menyampaikan pengumuman pembatalan kelulusan karena dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Untuk menghindari BTS dan TMS, peserta diharapkan untuk selalu memastikan bahwa berkas sudah sesuai dengan persyaratan.

Demikianlah informasi terkait penyebab berkas dinyatakan BTS dan TMS pada penetapan NIP CPNS dan PPPK.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# NIP
# CPNS
# PPPK
# TMS
# BTS
# berkas
# penyebab

News Update

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.

Sport

Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di JIS, Pramono Anung: ASN Boleh Nonton Asal Pekerjaan Tak Terganggu!

ASN Jakarta yang ikut nobar tidak boleh mengganggu pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Jakarta Timur

Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Pramono Geram Minta Izin Mengemudi Sopir Dicabut Jika Terbukti Lalai

Diduga sopir truk tersebut tengah bermain HP saat berkendara hingga menabrak Jembatan Matraman, Kamis (17/7) dini hari.

Nasional

Presiden Prabowo Putuskan Bangun 30 Pabrik Bioetanol, Indonesia Bersiap Terapkan BBM E10

Peningkatan kapasitas produksi bioetanol menjadi syarat penting agar Indonesia dapat segera menerapkan BBM E10.

Metropolitan

BESOK! Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng, Warga Juga Bisa Nikmati Konser hingga Bazaar UMKM

Acara yang terbuka untuk umum ini dijadwalkan pada Minggu (19/7) pukul 19.00 WIB dan dapat diikuti secara gratis oleh seluruh warga.

Metropolitan

Rano Karno Dorong Jakarta Provoke 2027 Jadi Pameran Seni Skala Internasional

Hal ini disampaikan Rano saat membuka secara resmi pameran seni kontemporer Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/7).

Jakarta Selatan

Sampah Jadi Cuan! Warga Grogol Utara Hasilkan Pupuk Organik dan Pendapatan Jutaan

Selain menciptakan lingkungan bersih, program tersebut juga mampu menghasilkan pupuk organik hingga pendapatan jutaan rupiah setiap bulan.

Jakarta Selatan

JPO Tendean Dibongkar, Pramono Siapkan Zebra Cross Sementara demi Keselamatan Warga

Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap memiliki akses penyeberangan yang aman sambil menunggu pembangunan JPO baru.