Penjara Koruptor di Pulau Terpencil Jadi Solusi Efektif atau Sekadar Omon-omon Presiden Prabowo?

Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun penjara khusus koruptor di pulau terpencil menjadi sorotan
Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun penjara khusus koruptor di pulau terpencil menjadi sorotan

AYOJAKARTA.COM - Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun penjara khusus koruptor di pulau terpencil menjadi sorotan dalam diskusi pemberantasan korupsi di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, anggota Komisi 3 DPR dari Fraksi Nasdem, Rudianto Lallo, menyatakan bahwa pihaknya menghormati ide dan gagasan tersebut yang mungkin dilatarbelakangi oleh kondisi lembaga pemasyarakatan yang saat ini mengalami overkapasitas.

"Kita menghormati tentu ide dan gagasan bapak presiden dalam rangka mungkin ada penjara khusus untuk tindak pidana korupsi yang mana hari ini penjara-penjara di Indonesia seperti yang kita ketahui bersama overkapasitas," ujar Rudianto dikutip ayojakarta.com dari YouTube KompasTV.

Baca Juga: Sharp AQUOS sense 9: Si Mungil Tangguh dengan Performa Gaming Premium

Namun, ia juga menyoroti permasalahan mendasar dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, yaitu adanya tiga lembaga penegak hukum anti-korupsi yang bekerja secara terpisah.

Yakni KPK, Kejaksaan, dan Polri, yang menurutnya perlu duduk bersama untuk memetakan konsep pemberantasan korupsi yang lebih terintegrasi agar Indonesia bisa bebas korupsi dalam 5-10 tahun ke depan.

Ia menegaskan pentingnya koordinasi antar lembaga penegak hukum tersebut agar tidak terkesan saling berkompetisi dalam mencari kasus korupsi.

Sementara itu, peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) UGM, Zainur Rahman, mempertanyakan keseriusan usulan tersebut mengingat Presiden Prabowo sebelumnya telah beberapa kali menyampaikan pidato tentang pemberantasan korupsi yang belum diimplementasikan dalam bentuk kebijakan nyata.

"Saya khawatir yang disampaikan oleh Presiden itu lebih kepada bentuk motivasi peringatan kepada para pembantunya untuk tidak korupsi tetapi kemudian menggunakan metafor-metafor seperti efek jera yang sangat berat dalam bentuk pengasingan di pulau terpencil kemudian pulau itu dikelilingi oleh ikan hiu," ungkap Zainur.

Baca Juga: Begini Cara Cek Nomor Pendaftaran SNBP 2025 di Portal portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id

Ia meragukan efektivitas konsep penjara di pulau terpencil sebagai upaya memberikan efek jera, dengan mencontohkan Lapas Sukamiskin yang tidak berhasil menciptakan efek jera karena masih adanya fasilitas mewah dan praktik suap kepada petugas lapas.

Zainur menekankan bahwa permasalahan utama terletak pada adanya korupsi dalam sistem peradilan pidana yang terintegrasi, mulai dari penyidik hingga lembaga pemasyarakatan.

Ia mengusulkan beberapa langkah konkret yang sebaiknya dilakukan, seperti pengembalian independensi KPK, revisi undang-undang Tipikor untuk kriminalisasi illicit enrichment, pengesahan undang-undang perampasan aset, serta reformasi institusional di Polri dan Kejaksaan.

Dalam diskusi tersebut, Rudianto Lallo juga menyampaikan bahwa DPR siap mendukung pembahasan undang-undang perampasan aset jika hal itu menjadi keinginan pemerintah dan lintas fraksi.

Namun, ia menekankan pentingnya koordinasi tiga lembaga penegak hukum anti-korupsi untuk bekerja bersama dalam memberantas korupsi dengan serius.

Baca Juga: Real Madrid Tunjukkan Kualitas! Tundukkan Villarreal 2-1, Lewat Dua Gol Mbappe

"Yang penting bagi kami adalah kita punya tiga instrumen penegakan hukum pemberantasan korupsi: KPK, Kejaksaan, Polri. Kalau ini jalan bersama-sama, saya kira murni meluruskan setiap kasus korupsi," tegas Rudianto.

Ia juga mempertanyakan keseriusan penegak hukum dalam memberantas korupsi, dengan mencontohkan beberapa kasus korupsi yang diumumkan dengan nilai kerugian negara yang sangat besar.

Namun kemudian tidak terbukti dalam persidangan atau hanya dijatuhi hukuman yang tidak sesuai dengan besarnya kerugian negara.

Rudianto juga menekankan pentingnya pemulihan keuangan negara melalui penerapan hukuman tambahan berupa pembayaran uang pengganti yang dapat menjadi instrumen untuk memiskinkan koruptor.

Sementara itu, Zainur Rahman berpendapat bahwa perbaikan institusi penegak hukum merupakan langkah yang lebih mendesak daripada pembangunan penjara khusus.

"Penjeraan mau seperti apapun kalau lembaga penegak hukumnya masih kotor tidak akan banyak manfaatnya," pungkasnya. 

Ia menambahkan bahwa pendekatan yang paling tepat untuk memberantas korupsi adalah dengan memberikan disinsentif ekonomi berupa pemiskinan koruptor karena tindak pidana korupsi pada dasarnya bermotif ekonomi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Penjara koruptor
# pulau terpencil
# Prabowo Subianto

News Update

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.