Herwanto Nurmansyah Minta Prabowo Subianto Tak Lagi Pakai Listyo Sigit Jadi Kapolri di Masa Pemerintahannya Nanti

Prabowo Subianto (paling kanan) diminta Herwanto Nurmansyah (tengah) agar tidak lagi memakai Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi Kapolri di masa pemerintahannya.
Prabowo Subianto (paling kanan) diminta Herwanto Nurmansyah (tengah) agar tidak lagi memakai Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi Kapolri di masa pemerintahannya.

AYOJAKARTA.COM - Mangkirnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di sidang gugatan Herwanto Nurmansyah kini menyeret nama presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Sebagai presiden terpilih, Prabowo Subianto diminta Herwanto Nurmansyah agar tidak lagi memakai Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi Kapolri di masa pemerintahannya nanti.

Seperti diketahui, agenda lanjutan gugatan sidang dari praktisi hukum Herwanto Nurmansyah terhadap Kapolri kembali digelar kemarin Rabu, 7 Agustus 2024.

Namun layaknya agenda sidang pertama gugatan Herwanto Nurmansyah pada Rabu pekan lalu, sidang kali ini juga tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Pasalnya pihak Kapolri lagi-lagi mangkir dari panggilan pengadilan tanpa memberikan keterangan.

Bahkan, pihak Kapolri disebut Herwanto Nurmansyah sama sekali tidak mengirimkan satu orangpun sebagai perwakilan.

Tentunya hal ini amat sangat disayangkan oleh Herwanto Nurmansyah, yang merasa gugatannya mampu menjadi menyingkap tabir gelap di kasus Vina Dewi Arsita.

Ia merasa sangat kecewa karena Kapolri tidak hadir di persidangan, seolah tidak mau mengungkap kebenaran kasus Vina.

Baca Juga: Kamu Gagal Masuk PTN? Jangan Khawatir! Ini Dia 10 Kampus Swasta Terbaik di Jabodebek versi Unirank

Menurutnya hal tersebut bisa menjadi pemicu runtuhnya nama baik Kapolri di pandangan masyarakat.

"Iya jadi kami sudah datang ke PN Jakarta Selatan untuk sidang kedua," ungkap Herwanto Nurmansyah seperti dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Cumicumi pada Kamis, 8 Agustus 2024.

"Cuma kami ya lagi-lagi menelan rasa kecewa karena Kapolri tidak hadir dan tidak juga mengirimkan perwakilannya untuk menghadiri sidang gugatan kami," kata Herwanto Nurmansyah.

"Menurut saya sebenarnya ini juga bisa menjatuhkan nama baik Kapolri juga, kan kita di sini pengen kasus Vina ini terbuka, tapi Kapolri malah tidak hadir," lanjutnya.

Meluapkan kekecewaannya, Herwanto Nurmansyah bahkan sampai meminta Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih untuk tidak lagi memakai Listyo Sigit menjadi Kapolri di masa pemerintahannya nanti.

Pasalnya menurut Herwanto Nurmansyah, Kapolri tidak bisa memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Ia menilai Kapolri tidak bisa mengungkapkan kebenaran dan tidak bisa bersih-bersih di tubuh Polri.

"Saya berharap sekali kepada presiden yang terpilih nanti, jangan dipakai lagi ini Kapolri, karena dia tidak bisa memberikan rasa aman, tidak bisa mengungkapkan kebenaran, tidak bisa bersih-bersih di tubuh Polri," ungkap Herwanto Nurmansyah.

Ia berharap, Prabowo Subianto mau mengambil keputusan tersebut jika seandainya status para terpidana kasus Vina tak kunjung berubah dan masih terus menjalani hukuman.

Hal tersebut juga ia harapkan jika sampai dikeluarkannya putusan dari pengadilan, namun CCTV yang merekam kejadian kasus Vina dan handphone yang sudah disita tak kunjung dibuka.

"Sekali lagi saya tegaskan, andai kata sampai nanti pengadilan mengeluarkan putusan tapi para terpidana kasus Vina masih tidak berubah statusnya dan masih menjalani hukuman, sampai-sampai CCTV dan handphone ini tidak juga dibuka, maka saya berharap sekali jangan dipakai lagi ini Kapolri," tegasnya.

Baca Juga: Nomor Satu Kedokteran, Ini Dia Jurusan yang Paling Sulit Masuk di UGM dengan Passing Grade Tertinggi

Sementara itu, keputusan pihak Kapolri untuk mangkir di persidangan rupanya tidak hanya membuat Herwanto Nurmansyah kecewa.

Tetapi hal tersebut juga membuat Wasekjen KAI itu bertanya-tanya dan merasa curiga.

Herwanto Nurmansyah curiga mangkirnya Kapolri di persidangan merupakan taktik dan strategi seperti yang terjadi dalam agenda praperadilan Pegi Setiawan.

Pihak Kapolri diduga telah sengaja tidak hadir di persidangan dengan maksud mengulur-ulur waktu.

Oleh karena itu kini Herwanto Nurmansyah pun langsung mengambil langkah cepat.

Baca Juga: Kabar Gembira! Akhirnya Saldo Rp400 Ribu BPNT Juli-Agustus Masuk KKS Bank Ini!

Ia mengajukan permohonan kepada pihak pengadilan untuk melanjutkan perkara ini bila pihak Kapolri kembali mangkir di persidangan berikutnya.

Meski demikian, Herwanto Nurmansyah masih menaruh harapan agar Kapolri memiliki itikad baik demi terungkapnya kasus Vina.

Ia ingin orang nomor satu di kepolisian itu bisa mengungkapkan kebenaran dalam kasus Vina agar menjadi terang-benderang dan bersedia menghadiri persidangan di agenda berikutnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Herwanto Nurmansyah
# Kapolri
# Listyo Sigit
# Prabowo Subianto

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.