AYOJAKARTA.COM – Jika ingin ajukan KUR untuk tambahan modal usaha tapi usaha yang dijalankan masih kurang dari 6 bulan, tidak perlu khawatir karena KUR Syariah Pegadaian tetap bisa berikan pinjaman.
KUR Syariah Pegadaian merupakan pinjaman yang memiliki banyak keuntungan dan kemudahan serta berbasis syariah jadi terhindar dari riba.
KUR Syariah Pegadaian memberikan fasilitas pinjaman kepada Rahin (nasabah) yang memiliki usaha produktif dan layak.
Pinjaman ini bisa digunakan oleh Rahin untuk pengembangan usahanya dalam waktu tertentu yang sudah disepakati pada saat akad.
Sejumlah pegiat UMKM biasanya pesimis untuk mengajukan KUR jika usaha yang dimilinya berjalan kurang dari 6 bulan.
Tapi ini tidak menjadi masalah pada KUR Syariah Pegadaian, karena meskipun miliki usaha yang kurang dari 6 bulan tapi Rahin tetap bisa melakukan pengajuan KUR.
Syaratnya adalah Rahin wajib mengikuti pendampingan dan mengikuti pelatihan kewirausahaan atau pun pelatihan lainnya.
Rahin juga perlu tergabung ke dalam kelompok usaha, serta memiliki anggota keluarga yang telah memiliki usaha produktif dan layak.
Syarat yang terakhir adalah lokasi usaha milik Rahin berada dalam radius 5 km dari lokasi outlet penyelenggara Mikro.
KUR Syariah Pegadaian tidak hanya bisa diajukan pada Pegadaian Syariah saja tapi juga bisa diajukan pada Pegadaian Konvensional.
Perlu diketahui bahwa KUR Super Mikro yang disediakan oleh Pegadaian memberikan pinjaman dengan jumlah paling banyak Rp10.000.000.
Dengan jumlah maksimal pinjaman tersebut , Pegadaian memberikan jangka waktu variatif diantaranya 12, 18, 24, hingga 36 bulan.
KUR Syariah yang disediakan oleh Pegadaian hadir dengan 6 kelebihan berikut :
1. Sesuai dengan fatwa DSN-MUI
2. Proses pengajuan mudah
3. Tarif dapat bersaing dengan KUR lainnya
4. Hadir untuk pengembangan berbagai jenis usaha
5. Memberdayakan UMKM
6. Dilayani oleh outlet Pegadaian di seluruh Indonesia
Sebelum mengajukan KUR Syariah Pegadaian, calon Rahin wajib memenuhi menyiapkan persyaratan sebagai berikut :
1. Fotocopy KTP (suami dan istri)
2. Fotocopy Kartu Keluarga
3. Fotocopy Surat Nikah (jika sudah menikah)
4. Durat Keterangan Usaha (asli) atau Fotocopy SIUP
5. Memiliki rumah tinggal tetap (dibuktikan dengan PBB atau SHM/SHGB)
6. Surat Keterangan Domisili (jika alamat berbeda dengan KTP)
7. Fotocopy rekening listrik
Itulah informasi mengenai KUR Syariah Pegadaian 2023 yang dilansir AyoJakarta.com dari laman pegadaian.co.id (23/2/2023).***

Share this article
Informasi lengkap seputar KUR Pegadaian syariah untuk UMKM, persyaratan lengkap dapatkan pinjaman mudah cepat