AYOJAKARTA.COM – Tidak bisa dipungkiri bahwa hingga saat ini kemiskinan masih menjadi masalah yang harus diperhatikan oleh pemerintah.
Setiap pemerintah provinsi kini tengah berupaya mengurangi angka kemiskinan di daerahnya.
Dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tengah merencanakan sesuatu.
Baca Juga: Respons Jokowi Soal Ganjar Pranowo-Erick Thohir Disebut Bakal Capres dan Cawapres Pemilu 2024
Ganjar Pranowo bersama perusahaan swasta berencana untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.
Langkah yang diambil Ganjar Pranowo dan perusahaan tersebut adalah menyiapkan forum Corporate Social Responsibility (CSR).
Diketahui bahwa sudah banyak perusahaan swasta yang menghubungi Ganjar mengenai forum CSR tersebut.
Baca Juga: Heboh! Duet Ganjar-Erick Menuju Pilpres 2024 Disebut Duet Idaman, Kenapa? Berikut Alasannya….
“Forum CSR kita siapkan dan beberapa perusahaan swasta kemarin menghubungi saya. Karena kita mau mengumumkan ke publik, kira-kira kalau kita bagi-bagi tugas kita butuh hampir Rp500-an miliar untuk mengintervensi kemiskinan ekstrem, jadi tidak banyak sebenarnya,” kata Ganjar dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com pada Rabu, 1 Maret 2023.
Dalam forum tersebut, Ganjar ingin perusahaan swasta ikut berkontribusi untuk menyelenggarakan pelatihan kerja.
Pelatihan kerja tersebut nantinya ditujukan untuk masyarakat kurang mampu yang masih berada di usia produktif.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Kalah dari Ganjar dan Prabowo, Tim Sukses Tak Risau dan Bilang Begini
Selain ingin memberikan pelatihan kerja, Ganjar juga ingin masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan penghasilan.
Demi mewujudkan hal tersebut, Ganjar akan menciptakan padat karya agar masyarakat yang kurang mampu bisa mendapatkan penghasilan.
“Sementara dari Disnaker kita sedang berliling untuk mengecek perusahaan agar mereka bisa membantu keluarga-keluarga yang di dalamnya ada yang tidak bekerja, terus kemudian bisa mendapatkan penghasilan, ini yang ada,” ungkapnya.
Ganjar menyampaikan bahwa Pemprov Jawa Tengah terus berusaha agar angka kemiskinan bisa menurun, terutama stunting.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Ungkap Satu Hal Mengagetkan Ketika Berbincang dengan Tukul Arwana, Ternyata Soal Ini
Selain itu, hal yang juga menjadi perhatian Ganjar adalah penyandang disabilitas dan anak-anak berusia 7 hingga 18 tahun yang tidak sekolah.
Saat ini, tingkat kemiskinan provinsi Jawa Tengah hanya tinggal 10,98 persen.
Tingkat kemiskinan Jawa Tengah mengalami penurunan 0,27 persen sejak dibawah kepemimpinan Ganjar.***

Share this article
Dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tengah merencanakan sesuatu.