Belum Selesai! Aliran Dana Mencurigakan Kemenkeu Rp300 T Dikupas Oleh Novel Baswedan

Novel Baswedan beri komentar tentang aliran dana Rp300 T Kemenkeu
Novel Baswedan beri komentar tentang aliran dana Rp300 T Kemenkeu

AYOJAKARTA.COM – Pihak PPATK mengklarifikasi bahwa aliran dana mencurigakan di Kemenkeu sebesar Rp300 T bukan korupsi dan bukan juga TPPU tapi merupakan nominal tindak pidana asal yang ditangani Kemenkeu.

Isu adanya TPPU di Kemenkeu dengan nominal fantastis sudah terlanjur membuat heboh masyarakat namun tiba-tiba saja lenyap setelah PPATK membuka suara untuk berikan klarifikasi.

Bahkan Mahfud MD sebagai orang yang menyampaikan pernyataan mengenai aliran dana mencurigakan Kemenkeu tersebut dianggap telah menyampaikan informasi yang tidak akurat dan membuat kisruh, padahal ia sendiri mengaku mendapatkan data dari pihak PPATK.

Baca Juga: Sat Set! Marshel Umumkan Hubungan Pada Desember 2022, Maret 2023 Umumkan Anak Pertama

Setelah mendengar klarifikasi dari pihak PPATK, sejumlah pihak menganggap bahwa kasus aliran dana mencurigakan di Kemenkeu sudah selesai.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Novel Baswedan (19/3/2023), Novel Baswedan tidak berpendapat kasus di Kemenkeu ini sudah selesai.

Sebagai seseorang yang berpengalaman dalam penyidikan data-data dari PPATK berupa laporan hasil analisis ataupun laporan hasil pemeriksaan, Novel menganggap bahwa aliran dana mencurigakan tersebut belum didalami oleh pihak PPATK.

Jika dana laporan hasil pemeriksaan ini didalami maka kemungkinan besar akan ditemukan adanya TPPU maupun korupsi.

Baca Juga: Perempuan Berhijab Hitam Ini Bikin Ngakak Netizen: Barang Siapa Bangun Jam Segitu, Maka Dia Bangun Jam Segini

“Kalau LHA atau laporan hasil analisis kalau dikatakan oleh Kepala PPATK bahwa itu bukan korupsi atau pencucian uang ya benar, memang bukan. Tapi kalau didalami kemungkinan besar atau kemungkinan besar sekali bahkan itu ada korupsinya, ada pencucian uangnya,” kata Novel.

Novel Baswedan khawatir jika kasus ini sudah dianggap selesai maka tidak ada tindak pengusutan dari pihak berwajib sehingga penyelewengan dana yang diduga terjadi tidak pernah terungkap.

Berdasarkan pengalaman dari Novel Baswedan, kejahatan keuangan yang berhubungan dengan perpajakan atau bea cukai, maka hampir selalu ada kaitannya dengan pihak internal Ditjen Pajak maupun Bea Cukai.

Karena dirinya sering menemui banyaknya oknum yang melakukan korupsi dari penanganan kasus-kasus aliran dana mencurigakan.

Baca Juga: Beredar Video Marshel Widianto dan Cesen Saat Pacaran dengan Perut Terlihat Besar, Sudah Menikah Lama?

Ternyata dampak dari adanya aliran dana mencurigakan yang pernah terjadi di lembaga keuangan negara dampaknya tidak main-main.

Misalnya saja masalah bea cukai tidak hanya mengenai uang negara yang diterima tidak dalam jumlah semestinya.

Tapi bisa juga berdampak pada industri dalam negeri yang melemah bahkan timbul banyak PKH karena masuknya barang-barang dari luar negeri yag semestinya diatasi oleh pihak Bea Cukai.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Lha
# aliran dana mencurigakan
# Bea Cukai
# Kemenkeu
# Novel Baswedan
# PPATK
# Kementerian Keuangan
# Mahfud MD
# TPPU

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.