Belum Selesai! Aliran Dana Mencurigakan Kemenkeu Rp300 T Dikupas Oleh Novel Baswedan

- Minggu, 19 Maret 2023 | 14:31 WIB
Novel Baswedan beri komentar tentang aliran dana Rp300 T Kemenkeu
Novel Baswedan beri komentar tentang aliran dana Rp300 T Kemenkeu

AYOJAKARTA.COM – Pihak PPATK mengklarifikasi bahwa aliran dana mencurigakan di Kemenkeu sebesar Rp300 T bukan korupsi dan bukan juga TPPU tapi merupakan nominal tindak pidana asal yang ditangani Kemenkeu.

Isu adanya TPPU di Kemenkeu dengan nominal fantastis sudah terlanjur membuat heboh masyarakat namun tiba-tiba saja lenyap setelah PPATK membuka suara untuk berikan klarifikasi.

Bahkan Mahfud MD sebagai orang yang menyampaikan pernyataan mengenai aliran dana mencurigakan Kemenkeu tersebut dianggap telah menyampaikan informasi yang tidak akurat dan membuat kisruh, padahal ia sendiri mengaku mendapatkan data dari pihak PPATK.

Baca Juga: Sat Set! Marshel Umumkan Hubungan Pada Desember 2022, Maret 2023 Umumkan Anak Pertama

Setelah mendengar klarifikasi dari pihak PPATK, sejumlah pihak menganggap bahwa kasus aliran dana mencurigakan di Kemenkeu sudah selesai.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Novel Baswedan (19/3/2023), Novel Baswedan tidak berpendapat kasus di Kemenkeu ini sudah selesai.

Sebagai seseorang yang berpengalaman dalam penyidikan data-data dari PPATK berupa laporan hasil analisis ataupun laporan hasil pemeriksaan, Novel menganggap bahwa aliran dana mencurigakan tersebut belum didalami oleh pihak PPATK.

Jika dana laporan hasil pemeriksaan ini didalami maka kemungkinan besar akan ditemukan adanya TPPU maupun korupsi.

Baca Juga: Perempuan Berhijab Hitam Ini Bikin Ngakak Netizen: Barang Siapa Bangun Jam Segitu, Maka Dia Bangun Jam Segini

“Kalau LHA atau laporan hasil analisis kalau dikatakan oleh Kepala PPATK bahwa itu bukan korupsi atau pencucian uang ya benar, memang bukan. Tapi kalau didalami kemungkinan besar atau kemungkinan besar sekali bahkan itu ada korupsinya, ada pencucian uangnya,” kata Novel.

Novel Baswedan khawatir jika kasus ini sudah dianggap selesai maka tidak ada tindak pengusutan dari pihak berwajib sehingga penyelewengan dana yang diduga terjadi tidak pernah terungkap.

Berdasarkan pengalaman dari Novel Baswedan, kejahatan keuangan yang berhubungan dengan perpajakan atau bea cukai, maka hampir selalu ada kaitannya dengan pihak internal Ditjen Pajak maupun Bea Cukai.

Karena dirinya sering menemui banyaknya oknum yang melakukan korupsi dari penanganan kasus-kasus aliran dana mencurigakan.

Baca Juga: Beredar Video Marshel Widianto dan Cesen Saat Pacaran dengan Perut Terlihat Besar, Sudah Menikah Lama?

Halaman:

Editor: Vincensia Enggar Larasati

Sumber: YouTube Novel Baswedan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X