AYOJAKARTA.COM - Makan sahur merupakan salah satu rangkaian ibadah di bulan Ramadan sebelum menjalankan puasa.
Kegiatan makan sahur biasanya diupayakan agar kita kuat selama satu hari menjalani puasa dengan asupan yang bergizi dan memiliki nutrisi yang seimbang bagi tubuh.
Namun sayangnya, kita kerap melakukan kesalahan sesaat setelah melakukan santap sahur yakni langsung berbaring dan kembali tidur.
Baca Juga: LAGI! Usai Rapat dengan Komisi III DPR, Mahfud MD Bongkar Fakta Baru Soal Transaksi Gaib 349 Triliun
Kebiasaan tersebut sebenarnya menyimpan beberapa bahaya bagi kesehatan tubuh kita yang malah dapat mengganggu jalannya ibadah puasa.
Hal ini disampaikan oleh dr. Rizal Fadli dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh kaman Halodoc.com (05/04/22) dengan judul "Ketahui 4 Masalah Kesehatan Akibat Tidur Setelah Sahur".
Berikut adalah empat masalah yang ditimbulkan akibat langsung tidur setelah usai melakukan santap sahur:
1. Sembelit
Resiko gangguan sembelit ini dimungkinkan sangat besar bisa terjadi kepada orang yang memiliki kebiasaan tidur setelah makan sahur.
Pada umumnya tubuh manusia memiliki waktu dua jam untuk mencerna makanan agar berpindah ke usus dan berubah menjadi feses.
Namun kebiasaan tidur setelah sahur memperlambat proses cerna tersebut, hingga akhirnya makanan akan berada terlalu lama di dalam perut.
Saat hal itu terjadi, usus akan menyerap banyak cairan dari feses sehingga kotoran menjadi kering dan padat.
Resiko sembelit ini ditambah lagi dengan kurangnya asupan cairan pada tubuh karena berpuasa.
2. Kenaikan berat badan
Masalah berikutnya yang dapat ditimbulkan karena tidur setelah sahur adalah kenaikan berat badan.
Pasalnya kalori pada makanan yang seharusnya dibakar malah dibiarkan menumpuk di dalam saluran pencernaan.
Hal ini kemudian yang akan memicu terjadinya gangguan perut yang membuat penderita merasa begah, membuncit, dan menjadi pemicu kenaikan berat badan secara signifikan saat bulan Ramadan.
3. GERD
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan nyeri pada bagian ulu hati yang disebabkan oleh naiknya asam lambung hingga ke tenggorokan dan dapat menimbulkan rasa terbakar di dada.
Gejolak asam lambung akibat tidur setelah sahur akan menyebabkan ulu hati terasa nyeri.
Hal ini karena sistem pencernaan sulit bekerja akibat tubuh langsung dibaringkan setelah selesai santap sahur.
Baca Juga: 100 Ribu Warganet Serbu Pengumuman Mudik Gratis Ganjar Pranowo, Ada Apa? Ternyata Gara-gara Hal Ini!
4. Dada dan tenggorokan terasa panas seperti terbakar (heartburn)
Masalah lainnya yang kerap timbul karena tidur setelah sahur adalah heartburn.
Heartburn dapat didefinisikan dengan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan akibat naiknya asam lambung.
Hal itu biasanya disebabkan karena makanan yang masuk ke dalam mulut sulit untuk turun ke bawah jika kita langsung berbaring setelahnya.
Keadaan tersebut kemudian beresiko membuat makanan naik kembali dan melukai kerongkongan, selain itu kondisi ini akan memicu timbulnya sendawa dan mengganggu tidur.
Demikianlah empat masalah yang ditimbulkan akibat kita langsung berbaring atau tidur setelah makan.
Jika terbiasa dengan aktivitas tersebut kamu dapat melakukan beberapa cara agar tidak mengantuk setelah makan sahur seperti tidur cukup di malam harinya, makan-makanan yang bergizi, serta melakukan beberapa aktivitas kecil.***

Share this article
4 masalah kesehatan ini akan timbul jika Anda tidur setelah sahur menurut dr. Rizal Fadli di bulan Ramadan