AYOJAKARTA.COM - Hacker Lockbit yang melakukan peretasan dengan ransomware ke sistem Bank BSI mengatakan bahwa pihak mereka telah membocorkan data milik BSI setelah waktu negosiasi sudah berakhir.
Mereka mengakui telah membocorkan data pribadi nasabah Bank BSI di darkweb setelah negosiasi bersama Bank BSI tidak membuahkan hasil.
Sebelumnya, data penting BSI telah disandera oleh hacker LockBit mengakibatkan beberapa gangguan dalam sistem Bank Syariah Indonesia yang berdampak pada nasabah dan mereka meminta tebusan agar data tersebut bisa diakses lagi.
Baca Juga: Terungkap, Ini 6 Sifat Orang Sukses Ala Merry Riana, Si Paling Tepati Janji Hingga Unik!
Sayangnya hingga waktu yang ditentukan telah habis, yaitu 15 Mei pukul 23 UTC, atau 16 Mei pukul 07.00 WIB negosiasi atau kesepakatan tidak berhasil.
Platform intelijen dan investigasi dark web yang aktif di Twitter, Dark Tracer (@darktracer_int) mengungkapkan bahwa kelompok ransomware LockBit akhirnya telah membuat semua data BSI yang telah mereka 'sandera' bocor ke publik di dark web.
“Masa negosiasi berakhir, dan grup ransomware hacker LockBit akhirnya mempublikasikan semua data yang dicuri dari Bank Syariah Indonesia di web gelap” Ungkap akun darktracer_int dikutip AyoJakarta.com pada (16/5/2023).
Baca Juga: Konvoi Tanpa Busana! 36 Anggota Club Motor di Puncak Bogor Akhirnya Diamankan Polisi
Dalam postingan tersebut, LockBit menyertakan sejumlah basis data yang milik perusahaan seperti data operasional bank, data bisnis, data beberapa pejabat, data karyawan, berbagai dokumen internal, dan lain sebagainya.
Bukti data tersebut di atas telah dibocorkan adalah dengan adanya screenshot yang diunggah oleh pihak LockBit.
Selain mengunggah screenshot, LockBit juga memberikan imbauan kepada para nasabah BSI.
Hacker LockBit menyarankan untuk berhenti menggunakan layanan Bank BSI, karena menurut mereka, orang-orang ini tidak tahu cara mengamankan uang dan data pribadi dari pelaku kriminal.
Baca Juga: Jangan Disepelekan! 7 Ciri-ciri Diri Alami Kelelahan Mental, Cek Apakah Terjadi Padamu?
Bahkan hacker LockBit menjelaskan bahwa mereka tidak bisa membetulkan sistem mereka dalam seminggu.
Menurut hacker LockBit mereka bisa adalah berbohong pada klien mereka, menghapus komentar di Twitter, dan menggendutkan perut.
LockBit juga memberikan imbauan kepada nasabah BSI untuk memberi tahu keluarga dan teman untuk berhenti menggunakan layanan Bank BSI.
Selain itu, BSI harus mengkompensasi nasabah untuk masalah ini, jika nasabah menemukan data mereka dibocorkan, mereka harus pergi ke pengadilan dan membuat laporan terhadap BSI.
Baca Juga: Wajib Tahu dan Lakukan! 3 Kebiasaan Kecil Ini Bisa Membuat Kamu Sukses Lebih Cepat
Menurut LockBit, BSI melanggar peraturan privasi data dengan membocorkan informasi dan membuat nasabah menunggu dengan cemas.
Berikut himbauan LockBit BSI kepada para nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) :
'Saran kami untuk semua nasabah yang terdampak akibat orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak kompeten:
1. Yang paling penting, berhenti pakai BSI. Orang-orang ini tidak tahu cara mengamankan uang dan data pribadi Anda dari pelaku kriminal. Bahkan mereka tidak bisa membetulkan sistem mereka dalam seminggu. Yang mereka bisa adalah berbohong pada klien mereka, menghapus komentar di Twitter, dan menggendutkan perut.
Baca Juga: Wajib Tahu dan Lakukan! 3 Kebiasaan Kecil Ini Bisa Membuat Kamu Sukses Lebih Cepat
2. Bilang ke keluarga dan teman untuk berhenti pakai BSI. Ini sama pentingnya karena peringatan kami soal kemalasan bank ini tidak akan sampai ke semua nasabah BSI.
3. BSI harus mengkompensasi kalian untuk masalah ini. Kalau kalian menemukan data kalian - pergi ke pengadilan, buat laporan terhadap BSI. Mereka melanggar peraturan soal privasi data dengan membocorkan informasi dan membuat kalian menunggu dengan cemas, di mana mereka bisa membayar kami dan akan selesai dihari yang sama'
LockBit mengatakan masih ada bagian menarik yang akan mereka bocorkan sesegera mungkin.
Kasus peretasan sistem Bank BSI menjadi peringatan bagi bank-bank lain untuk lebih meningkatkan keamanan data nasabah mereka.***

Share this article
Viral terjadi kebocorkan data pribadi nasabah Bank BSI di darkweb setelah negosiasi bersama Bank BSI tidak membuahkan hasil.