AYOJAKARTA.COM - Bakal capres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan menanggapi soal penebangan pohon di Monas.
Tak sedikit masyarakat yang sempat marah karena Anies Baswedan karena menggunduli Monas dengan cara menebang pohon di area sekitar.
Penebangan pohon di Monas oleh Anies Baswedan sempat dikaitkan juga dengan Formula E.
Dalam kanal YouTubenya, Anies Baswedan menjelaskan mengapa pohon di Monumen Nasional itu harus ditebang.
Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini lebih dulu menjelaskan bahwa ada dua kegiatan berbeda yang dilakukan dalam waktu yang hampir bersamaan.
“Uji coba aspal bersamaan dengan renovasi Monas yang nggak ada hubungannya, hanya dikerjakan di minggu-minggu yang bersamaan,” katanya.
“Jadi kalau orang lewat kelihatan ini satu lagi masangin aspal, lagi uji coba, yang kedua sedang ada renovasi Monas,” lanjutnya.
Ia mengatakan bahwa Formula E rencananya akan digunakan di Monuman Nasional dan menjaga batu-batu yang ada Monas tidak dicabut.
Caranya yakni dengan memasang karpet lalu di atasnya diberi aspal.
Terkait renovasi Monas yang sampai melakukan penebangan pohon disebutkwn bahwa rancangan ini merujuk pada Keppres no 25 tahun 1995.
“Renovasi ini adalah hasil sayembara dan sayembara ini merujuk kepada Keppres no 25 tahun 1995 tentang rancangan Monas yang seharusnya,” katanya.
Anies Baswedan mengatakan bahwa rancangan Monumen Nasional yang dirancang arsitek Silaban pada awalnya memang harusnya tidak ada pohon di area Selatan Monas.
“Yang seharusnya itu merujuk kepada rancangan arsitek Silaban. Dalam rancangan arsitek Silaban itu ada Tugu Monas di tengah, lalu ada empat jalan yang diagonal dan satu sisi selatan yang kosong rancangan aslinya begitu,“ jelasnya.
Sehingga Anies Baswedan berencana mengembalikan rancangan atau desain awal yang seharusnya menjadi tempat untuk upacara atau acara-acara sehingga tidak ada pohon di area tersebut.
Area tersebut diketahui telah puluhan tahun tidak digunakan untuk acara sehingga akhirnya ditanami pohon.
“Jadi yang kami lakukan adalah memindahkan pohon itu ke tempat yang seharusnya. Di sisi barat yang sekarang menjadi tempat parkir, itu seharusnya pohon semua,” kata Anies Baswedan.
Namun karena proses renovasi hampir bersamaan dengan uji coba aspal, maka timbullah spekulasi dari masyarakat bahwa penebangan pohon di Monumen Nasional ada keterkaitannya dengan Formula E, padahal sebetulnya tidak ada hubungannya.
“Ini ada uji coba aspal, di saat yang bersamaan ada renovasi Monas. Jadilah sebuah keterkaitan seakan-akan nebang pohon untuk bangun Formula E yang itu nggak ada hubungannya, hanya terjadi di periode bersama,” kata Anies Baswedan.***

Share this article
Anies Baswedan buka suara terkait pohon di Monas yang digunduli dan sempat diduga gara-gara Formula E.