AYOJAKARTA.COM — Kejadian mengejutkan datang dari seorang siswa SMP di Temanggung yang nekat membakar sekolahnya.
Siswa di SMPN 2 Piringsurat, Kabupaten Temanggung nekat membakar sekolahnya lantaran sakit hati.
Motif siswa SMP Temanggung berinisial SO ini juga telah diungkap oleh pihak Kapolres Temanggung.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @terangmedia, Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi mengatakan bahwa motif anak tersebut lantaran sakit hati di-bully teman-temannya.
Tak hanya oleh teman sekolahnya, Polisi juga mengungkap bahwa pihak guru juga ikut mem-bully dan siswa SMP tersebut merasa kurang diperhatikan.
“Motif dari pelaku adalah merasa sakit hati karena sering dibully teman-temannya termasuk oleh guru, siswa ini merasa kurang diperhatikan,” kata Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi.
Polisi mengungkapkan bahwa aksi tersebut telah direncanakn sebelumnya. Di mana pelaku sebelumnya telah mempersiapkan botol bekas.
Kemudian ada juga bahan bakar minyak serta satu bahan isi korek gas.
AKBP Agus juga mengungkapkan bahwa siswa SMP tersebut sebelumnya telah melakukan uji coba sebelum melancarkan aksinya di sekolah.
“Digabungkan jadi satu, kemudian dicoba. Uji coba pertama berhasil di belakang rumah dan hasilnya bagus. Makanya dia membuat tiga yang satu diletupkan di sebelah kanan sekolah (terekam CCTV). Bahan ini tidak perlu dilempar langsung meletus,” kata Agus.
Atas kejadian ini, gedung sekolah tentu ada yang mengalami kerusakan. Antara lain gedung prakarya terbakar yang di dalamnya ada barang-barang yang mudah terbakar.
Kemudian api tersebut merempet ke atap gedung kelas 9B dan 9C.
Baca Juga: Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2023 Jalur KJP Plus SMP-SMA-SMK Dibuka Hari Ini, Begini Alurnya
Bahkan pihak kepolisian menyebut bahwa dalam rekaman CCTV pelaku ingin membakar spanduk kelulusan.
Adapun barang bukti yang diamankan yaitu satu botol, paku, dan korek api. Untuk pelaku sendiri tidak tahan.***

Share this article
Siswa di SMPN 2 Piringsurat, Kabupaten Temanggung nekat membakar sekolahnya lantaran sakit hati karena dibully.