Nepal Berhasil Tingkatkan Populasi Harimau hingga Tiga Kali Lipat, Bagaimana dengan Harimau Sumatera?

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 08:00 WIB
Nepal Berhasil Tingkatkan Populasi Harimau hingga Tiga Kali Lipat ( UNEP)
Nepal Berhasil Tingkatkan Populasi Harimau hingga Tiga Kali Lipat ( UNEP)
AYOJAKARTA.COM - Dikabarkan Nepal berhasil membudidayakan harimaunya menjadi tiga kali lipat lebih banyak dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2009.
 
Perdana menteri Sher Bahadur Deuba mengabarkan keberhasilan konservasi harimau liar pada Jumat (29/7) pagi. Seperti yang dirilis berita oleh World Wildlife Fund.
 
Seperti yang dilansir AyoJakarta.com dari Replubika.co.id pada Rabu 3 Agustus 2022, National Tiger and Prey Survey di Nepal pada tahun 2022 menemukan 355 harimau liar. Angka ini sangat meningkat pesat 190 persen sejak 2009 lalu.
 
 
Survey secara menyeluruh mencangkup 18.928 kilometer persegi, lebih dari 12 wilayah di negara tersebut, tentunya staff lapangan membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan 16.811 hari waktu kerja. 
 
Wakil Presiden senior untuk konservasi satwa liar World Wildlife Fund-US, Ginette Henley, mengatakan bahwa meningkatnya populasi kucing besar menjadi kemenangan bagi para konservasionis dan harimau.
 
"Harimau di Nepal atau dimanapun mereka tinggal salah satunya di Asia, sekitar 10 negara, jumlahnya terus menurun karena ada dua alasan. Alasan yang pertama adalah akibat perburuan liar terhadap harimau dan perdagangan hewan ilegal. Alasan yang kedua adalah hilangnya habitat asli dari harimau tersebut," tutur Henley.
 
 
Henley mengungkapkan kembali, "Pada 2010, Jelas kami akan kehilangan banyak harimau kecuali kami bisa mengembalikan keadaan".
 
Pemerintah negara-negara yang menjadi rumah bagi harimau akan menetapkan target untuk menggandakan jumlah harimau liar pada tahun 2022 di KTT Internasional St. Petersburg tentang konservasi harimau.
 
Nepal adalah salah satu negara yang merilis pertama jumlah harimau yang diperbarui pada tahun 2022.
 
 
Lantas seperti apa dengan Indonesia ?
 
Konservasi Keanekaragaman Hayati ( KKH ) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 
( KLHK ) telah mengungkapkan berdasarkan dengan data pada tahun 2016, populasi harimau sumatera mecapai pada 604 ekor. 
 
Data itu tidak jauh berbeda dari catatan Mongabay, 11 Agustus 2021, yang menyebutkan sekitar 600 individu harimau sumatera yang tersisa di Indonesia, dengan statusnya yang terancam punah.
 
 
Tetapi, jumlah harimau sumatera terus menurun seiring dengan kerusakan hutan yang terus meluas.
 
Selain juga konflik dengan masyarakat, pemburu liar juga menjadi sebuah ancaman besar bagi harimau.
 
Pemburu mengincar harimau sumatera untuk di perjual belikan secara ilegal, mulai dari taring harimau hingga kulit harimau.
 
 
Berdasarkan dengan catatan IUCN, 50 harimau lebih dibunuh di Indonesia setiap tahun antara 1998 hingga 2002.
 
Banyak harimau mati itu di akibatkan oleh pemburu liar yang diperdagangkan atau juga konflik antara manusia dan harimau
 
Nah, itulah informasi mengenai populasi harimau di dunia kususnya di Nepal dan Indonesia. Semoga bermanfaat!*** (Sandi Pradana Sulaeman)

Editor: Desi Kris

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Turki Kutuk Serangan Udara Israel di Jalur Gaza

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 20:26 WIB
X