Kejaksaan Agung Gabungkan Dua Perkara Ferdy Sambo, Simak Alasan Berikut!

- Kamis, 29 September 2022 | 21:42 WIB
Potret Ferdy Sambo sebagai tahanan Polri (pikiran-rakyat.com)
Potret Ferdy Sambo sebagai tahanan Polri (pikiran-rakyat.com)

AYOJAKARTA.COM--Kejaksaan Agung Republik Indonesia memastikan akan menggabungkan dua perkara dalam kasus yang  menjerat mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Yakni kasus pertama terkait pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan kasus kedua adalah obstruction of justice. Berkas kedua kasus ini seluruhnya telah lengkap. 

Baca Juga: Fadil Zumhana Nyatakan Berkas Sambo Lengkap, 5 Tersangka Pembunuhan Brigadir J Segera Disidangkan

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menerima pelimpahan berkas perkara pembunuhan berencana Brigadir J dengan lima tersangka, salah satunya Ferdy Sambo.

Adapun berkas dari kelima tersangka pembunuhan tersebut yaitu Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Maruf, dan Putri Candrawathi sudah dalam tahap P 21.

Diketahui berkas pidana pembunuhan Yosua atas lima tersangka, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, Richard Eliezer, Ricky Rizal, telah terpenuhi syarat formil dan materil berdasarkan Pasal 138 dan 139 KUHAP. Mereka dikenakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Dukung Karantina 30 JPU di Safe House, Jangan Sampai Terima Amplop!

Dalam hal ini Kejaksaan Agung juga menyatakan berkas perkara obstruction of justice pembunuhan Yosua telah lengkap atau P21. 

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana menyatakan bahwa berkas perkara pembunuhan berencana dan berkas perkara terkait obstruction of justice telah memenuhi persyaratan formil dan materiil sehingga dinyatakan lengkap P-21 dan akan segera disidangkan.

Halaman:

Editor: Kiki Dian Sunarwati

Sumber: Youtube TvOneNews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X