Ahli Psikologi Klinis: Richard Eliezer Sangat Cemas Usai Insiden Berdarah 8 Juli 2022, Kini Lebih Tenang dan..

Ahli Psikologi Klinis: Richard Eliezer Sangat Cemas Usai Insiden Berdarah 8 Juli 2022, Kini Lebih Tenang dan..
Ahli Psikologi Klinis: Richard Eliezer Sangat Cemas Usai Insiden Berdarah 8 Juli 2022, Kini Lebih Tenang dan..

AYOJAKARTA.COM - Dalam sidang lanjutan kasus Pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan salah satu terdakwanya yakni Richard Eliezer pada Senin, 26 Desember 2022 menghadirkan 3 saksi ahli.

Dimana ketiga saksi tersebut dihadirkan sebagai saksi ahli, untuk meringankan bagi Richard Eliezer dalam persidangan.

Liza Marielly Djaprie, ahli Psikologi Klinis memberikan keterangan bahwa Richard Eliezer saat pertama kali ditemui terlihat sangat cemas bahkan menghindari kontak mata dengannya.

Baca Juga: Hadirkan 3 Saksi Ahli, Ronny Talapessy: Richard Eliezer Berpeluang Penghapusan Pidana!

Richard Eliezer menunjukkan sikap cemas tersebut pasca insiden berdarah di Duren Tiga tanggal 8 Juli 2022.

Dimana saat itu ia menghadapi situasi yang amat tertekan atas perintah atasannya Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa kerabatnya sendiri yakni Yosua.

Diantara saksi ahli yang dihadirkan di persidangan yakni Psikolog Klinik Dewasa Liza Marielly Djaprie, Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel, dan Ahli Filsafat Moral Romo Franz Magnis Suseno.

Romo Magnis menilai bahwa perintah Ferdy Sambo kepada Richard yang diminta untuk menghabisi Brigadir Yosua merupakan perintah yang sangat sulit ditolak.

Baca Juga: Seleb TikTok Nirwana Selle Meninggal Dunia, Ribuan Netizen Ungkap Rasa Duka dan Belasungkawa Mendalam

Menurutnya hal ini berkaitan dengan teori relasi kuasa, dari jenjang pangkat Bharada E dengan Ferdy Sambo memiliki sekat tingkatan yang sangat jauh.

Itulah mengapa Bharada E tidak bisa menolak perintah Ferdy Sambo meskipun perintah untuk menghabisi sahabatnya Brigadir Yosua.

Selain itu, dalam lingkungan Kepolisian sudah menjadi tradisi bahwa perintah atasan menjadi wajib untuk dilaksanakan.

"Itu tipe perintah yang amat sulit secara psikologis dilawan. Karena siapa dia? Mungkin dia orang kecil, jauh dibawah yang memberi perintah sudah biasa laksanakan," jelas Romo Magnis.

Baca Juga: Terpopuler! Momen Chuck Putranto Tahan Tangis Ungkap Kekecewaannya pada Ferdy Sambo: Bapak Tega..

Sehingga, Bharada E tetap menuruti perintah atasannya untuk menembak Brigadir Yosua meskipun dalam hati kecilnya menolak.

Meskipun dalam etika tindakan Bharada E dinilai wajar karena menuruti perintah atasan, namun hal tersebut tetap menjadi suatu kesalahan.

Sehingga pasca menembak Yosua, Richard Eliezer menunjukkan sikap begitu cemas bahkan terlihat ketika pertama kali bertemu dengan Liza Marielly Djaprie, ahli psikolog klinis

Menurut Liza, saat pertama kali ia menemui Richard pada 15 Agustus 2022 untuk diperiksa, ajudan Ferdy Sambo tersebut menunjukkan tanda-tanda sangat cemas.

Bahkan, Richard juga mencoba menghindari kontak mata dengan Liza pada saat diperiksa pertama kali itu.

"Saat pertama kali bertemu itu memang kondisinya masih sangat cemas. Dia banyak sekali mainin tangan, kemudian menjaga tidak ada kontak mata, setelah itu suaranya volumenya pelan sekali," ungkap Liza.

Baca Juga: Terpopuler! Ferdy Sambo Tak Habis Cara, Bawa Saksi Ahli Ini Demi Halangi Richard Eliezer Ungkap Fakta

Namun seiring berjalannya waktu pasca Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendampingi Richard sebagai justice collaborator, ia menjadi lebih tenang dan berani menyampaikan keterangan di persidangan.

"Setelah Richard didampingi oleh LPSK, itu dia kondisi jauh lebih tenang, kemudian lebih bisa kontak mata, lebih santai, lebih bisa tektokannya tuh lebih enak," jelas Liza.

Berdasarkan tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) menggunakan alat pendeteksi kebohongan, Liza menyampaikan hasil asesmen Richard terlihat memberikan keterangan yang jujur.

"Dalam arti Richard berkata dengan jujur, hasil-hasil asesmennya dia bisa dipertanggungjawabkan," jelas Liza.

"Ada tanda tanda yang menunjukkan ada tingkat kejujuran yang cukup tinggi dalam arti ceritanya runut. Kemudian gestur tubuhnya juga kita bisa membedakan mana gestur yang sedang berbohong atau tidak benar," tambahnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ahli Psikologi Klinis
# persidangan Ferdy Sambo
# Liza Marielly Djaprie
# Richard Eliezer
# Yosua
# Nofriansyah Yosua Hutabarat
# Brigadir J
# LPSK
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.