Bisakah Mata Minus Masuk Sekdin? Cek Persyaratan Kondisi Kesehatan untuk Sekolah Kedinasan 2024 Terbaru

Ilustrasi. Untuk dapat masuk ke sekolah kedinasan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar, salah satunya adalah kondisi kesehatan, termasuk kesehatan mata.
Ilustrasi. Untuk dapat masuk ke sekolah kedinasan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar, salah satunya adalah kondisi kesehatan, termasuk kesehatan mata.

AYOJAKARTA.COM — Sekolah kedinasan atau sering disebut dengan sekdin merupakan pilihan pendidikan yang banyak diminati oleh calon mahasiswa di Indonesia.

Sekolah-sekolah ini menawarkan berbagai keunggulan, termasuk biaya pendidikan yang terjangkau, jaminan pekerjaan setelah lulus, dan pendidikan yang berkualitas.

Namun, untuk dapat masuk ke sekolah kedinasan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar, salah satunya adalah kondisi kesehatan, termasuk kesehatan mata.

Mata minus atau miopia adalah kondisi umum di mana seseorang mengalami kesulitan melihat objek yang jauh.

Kondisi ini dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi masuk sekolah kedinasan, mengingat beberapa institusi memiliki standar kesehatan yang ketat.

Pertanyaannya, apakah seseorang dengan mata minus masih memiliki kesempatan untuk diterima di sekolah kedinasan?

Berikut informasi dikutip dari akun Instagram @studikedinasan.id berkaitan dengan persyaratan kondisi mata untuk masuk ke sekolah kedinasan tahun 2024.

Baca Juga: Top 5 Pelamar Sekolah Kedinasan Tahun 2024, Peringkat 1 Capai 5.693 Pendaftar!

1. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)

PKN STAN tidak menetapkan persyaratan khusus terkait kondisi mata.

Calon mahasiswa tidak perlu khawatir mengenai batas maksimal untuk mata minus, plus, silinder, ataupun buta warna.

2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Calon mahasiswa IPDN tidak diperbolehkan menggunakan kacamata atau lensa kontak.

Hal ini menunjukkan bahwa IPDN mengharuskan kondisi mata normal tanpa bantuan alat bantu penglihatan.

3. Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS)

Polstat STIS memiliki toleransi untuk calon mahasiswa yang memakai kacamata dengan ukuran maksimal 6 dioptri.

Selain itu, calon mahasiswa tidak boleh buta warna, memastikan bahwa mereka memiliki penglihatan yang cukup baik untuk mengikuti pendidikan statistik.

4. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

Calon mahasiswa STIN harus memenuhi persyaratan tidak buta warna dan boleh berkacamata dengan batas maksimal 1 dioptri baik plus maupun minus.

Persyaratan ini menunjukkan bahwa STIN memerlukan penglihatan yang cukup baik, namun masih memberikan toleransi untuk penggunaan kacamata ringan.

5. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Poltek SSN mengharuskan calon mahasiswa untuk tidak buta warna, baik parsial maupun total.

Selain itu, tidak ada batasan untuk minus atau plus pada mata, memberikan fleksibilitas lebih kepada calon mahasiswa yang memerlukan kacamata dengan resep tertentu.

6. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Imigrasi (Poltekim/KIP)

Poltekim /KIP menetapkan bahwa calon mahasiswa tidak boleh buta warna dan tidak diperbolehkan memakai kacamata atau softlens.

Hal ini berarti calon mahasiswa harus memiliki penglihatan normal tanpa bantuan alat.

7. Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Sekdin Kemenhub)

Calon mahasiswa di sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan diharuskan memiliki penglihatan normal dan tidak boleh buta warna, baik parsial maupun total.

Persyaratan ini penting untuk memastikan keamanan dan ketepatan dalam pekerjaan di bidang perhubungan.

8. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

STMKG mengharuskan calon mahasiswa untuk tidak buta warna dan memiliki batasan berkacamata lensa spheris maksimal minus 4 D dan lensa silindris maksimal minus 2 D.

Persyaratan ini menunjukkan kebutuhan akan penglihatan yang baik untuk mempelajari dan bekerja dalam bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Baca Juga: Minat Masuk Sekolah Kedinasan 2024? Ini 7 Sekolah Yang Mudah Masuknya Alias Punya Kesempatan Besar Untuk Lolos

Memenuhi persyaratan kondisi mata adalah bagian penting dari proses seleksi masuk sekolah kedinasan.

Calon mahasiswa harus memeriksa dan memastikan bahwa kondisi mata mereka sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing institusi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mata minus
# kesehatan
# sekolah kedinasan

News Update

Metropolitan

Rano Karno Resmikan Bus Open Top Tour Jakarta Batavia, CEK Tarif dan Rutenya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meluncurkan operasional bus Transjakarta Open Top Tour rute Jakarta Batavia di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, PT TransJakarta Gelar Acara Tahunan 'Merakids 2026' Kenaikan Budaya Bertransportasi Publik

Dalam rangka memperingati Hari Anak NNasional, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar program tahunan bertajuk 'Merakids 2026: Bermain, Belajar, dan Berpetualang' pada Kamis, 23 Juli 2026.

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.