AYOJAKARTA.COM — Teknik merupakan salah satu jurusan yang banyak diminati oleh calon mahasiswa baru.
Banyak lulusan SMA/SMK sederajat yang memilih peminatan prodi S-1 bidang Teknik dalam seleksi SNPMB dan Mandiri di perguruan tinggi.
Beberapa jurusan Teknik dikenal memiliki cakupan pembelajaran yang sulit dan membutuhkan tingkat keahlian yang tinggi.
Sebagai informasi, Teknik dikenal sebagai salah satu jurusan Saintek yang populer dan banyak peminat.
Walaupun dikenal sebagai jurusan yang sulit, peluang pekerjaan yang bisa didapatkan oleh lulusan bidang Teknik sangat menjanjikan dengan gaji lulusan tembus ratusan juta.
Lalu jurusan S-1 bidang Teknik apa saja yang dikenal paling sulit tetapi memiliki jenjang karir terbaik?
Dikutip AyoJakarta.com dari laman masuk-ptn.com, berikut tujuh jurusan Teknik yang dikenal paling sulit dengan peluang pekerjaan yang menjanjikan.
1. Teknik Sipil
Bidang keilmuan Teknik Sipil sangat kompleks. Mahasiswa akan harus banyak memahami tentang integrasi berbagai ilmu, antara lain matematika, biologi, fisika, ilmu tentang lingkungan, geologi, hingga komputer.
Mahasiswa Teknik Sipil juga banyak belajar tentang perancangan bangunan, membangun hingga renovasi infrastruktur dan gedung yang sesuai dengan kebutuhan serta ramah lingkungan.
Walaupun dikenal sulit, Lulusan Teknik Sipil banyak dibutuhkan perusahaan BUMN hingga Asing sebagai engan kontraktor di sektor pembangunan sebagai ahli infrastruktur, ahli konstruksi, Konsultan konstruksi bangunan, Manajer konstruksi, hingga Manajer kontrol kualitas
Gaji yang didapatkan entry level juga menggiurkan kisaran minimal Rp5 juta per bulan atau setara Rp60 juta pertahun.
2. Teknik Kimia
Jurusan Teknik Kimia memang dikenal rumit karena mahasiswa banyak melakukan pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian terkait desain molekular baru, sintesis, dan reaksi kimia untuk mewujudkan masyarakat ramah lingkungan.
Walaupun dikenal sebagai jurusan yang cukup sulit, peluang pekerjaan menjanjikan bisa didapatkan oleh lulusan Teknik Kimia.
Sarjana Teknik Kimia banyak dibutuhkan perusahaan BUMN di bidang industri proses Kimia misal Industri pupuk, pengolahan minyak bumi, kertas, polimer, gas, logam, makanan, obat-obatan.
Lulusan Teknik Kimia bisa meniti karir sebagai staf ahli atau quality control di pabrik pengelolaan proses kimia jasa rekayasa misal perancangan proses kimia, pengadaan peralatan pabrik, pengadaan bahan konstruksi, pembangunan pabrik kimia.
Gaji yang didapatkan entry level juga cukup besar kisaran Rp4-6 juta perbulan atau setara Rp58-72 juta per tahun.
Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Memilih Jurusan Teknik Industri, Salah Satunya Gaji yang Besar
3. Teknik Metalurgi
Teknik Metalurgi merupakan salah satu jurusan Teknik yang tidak sepopuler bidang teknik lainnya dan dikenal rumit.
Mahasiswa jurusan ini banyak belajar tentang proses pengolahan mineral mulai dari proses ekstraksi, pembuatan paduan logam, proses penguatan logam, hubungan sifat mekanik logam dengan strukturnya, hingga degradasi logam.
Walaupun dikenal sulit, tetapi lulusan jurusan Teknik Metalurgi memiliki jenjang karir yang menjanjikan.
Sarjana Teknik Metalurgi dapat bekerja sebagai peneliti dan engineer staf di perusahaan pertambangan logam dan batu bara, pabrik ekstraksi logam, pabrik semen, perusahaan migas, industri manufaktur, industri minyak dan gas, bahkan juga dapat bekerja di pemerintahan atau lembaga penelitian.
Gaji yang didapatkan entry level cukup besar berkisar Rp5-8 juta per bulan atau Rp60-96 juta per tahun.
4. Teknik Informatika
Jurusan Teknik Informatika dikenal cukup sulit karena mahasiswa harus memiliki pemahaman terkait analisis matematis dan ilmu komputer.
Mahasiswa dibekali ilmu untuk melakukan perancangan, design, mengembangkan, tes, hingga mengevaluasi software, sistem operasi hingga kinerja komputer.
Walaupun dikenal sebagai jurusan yang sulit, lulusan Teknik Informatika dapat berkarir sebagai tenaga ahli terampil misalnya web/mobile developer, IT projects manager, IT trainer atau lecturer dalam pengembangan bidang software, pengamanan sistem serta digitalisasi proses bisnis di perusahaan bidang industri.
Gaji entry level yang bisa didapatkan kisaran Rp5-10 juta perbulan atau setara dengan Rp60-120 juta per tahun.
5. Teknik Nuklir
Teknik Nuklir merupakan jurusan yang langka karena hanya ada di Universitas Gadjah Mada.
Mahasiswa jurusan ini banyak belajar tentang fisika, kimia, biologi, aljabar, termodinamika, ilmu bahan teknik, radiokimia, proteksi radiasi, elektronika nuklir dan lain lain.
Walaupun dikenal rumit, lulusan jurusan Teknik Nuklir bisa meniti karir di Kementerian Kesehatan, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPPETEN), dan lain sebagainya.
Gaji yang bisa didapatkan oleh entry level berkisar Rp4-7 juta per bulan atau Rp48-84 juta.
6. Teknik Fisika
Jurusan Teknik Fisika juga termasuk prodi langka yang cukup rumit.
Mahasiswa jurusan Teknik Fisika mempelajari tentang integrasi antara pengetahuan matematika, ilmu sains dan dasar rekayasa menggunakan keilmuan Fisika.
Walaupun sulit, jurusan ini memiliki peluang pekerjaan yang besar bagi lulusannya. Sarjana Teknik Fisika dapat bekerja sebagai ahli atau peneliti di bidang instrumentasi, bidang tata udara, tata cahaya dan suara, rekayasa sistem dan teknologi informasi dan sebagainya.
Banyak perusahaan industri, perusahaan rekayasa, di dalam negeri maupun di luar negeri membutuhkan lulusan Teknik Fisika sebagai konsultan/kontraktor.
Gaji yang didapatkan entry level mencapai Rp4-10 juta atau Rp48-120 juta per tahun.
7. Teknik Elektro
Mahasiswa Teknik Elektro banyak belajar tentang teknik kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, jurusan ini juga mempelajari tentang pengetahuan dan pemahaman konsep, desain, pengembangan dan produksi peralatan listrik dan elektronik.
Mahasiswa Teknik Elektro juga dibekali pengetahuan tentang merancang, serta menerapkan komponen dan sistem yang menggunakan listrik, elektronika, dan elektromagnetisme.
Lulusan Teknik Elektro banyak dibutuhkan di perusahaan di bidang industri telekomunikasi, minyak dan gas, semikonduktor, aerospace, manufaktur, otomotif, transportasi, jasa dan pelayanan, dan bio engineering sebagai teknisi ahli.
Gaji entry level yang bisa didapatkan kisaran Rp4-10 juta perbulan atau setara Rp48-120 juta per tahun.***
Share this article
Peluang pekerjaan yang bisa didapatkan oleh lulusan bidang Teknik sangat menjanjikan dengan gaji lulusan tembus ratusan juta.