10 Jurusan S1 Sepi Peminat di UNY Berdasarkan Data Animo Pendaftar, Cocok Jadi Referensi Camaba 2025

Mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

AYOJAKARTA.COM - Sudah siap menjadi calon mahasiswa baru Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun 2025?

Ayo persiapkan diri sebaik mungkin untuk bisa tembus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka yaitu UNY.

Sebagai salah satu kampus pendidikan, UNY membuka penerimaan mahasiswa baru berbagai jalur seleksi.

Jika berminat mendaftar di kampus Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2025, cari tahu beberapa jurusan kuliah S1 yang masuk dalam daftar sepi peminat.

Baca Juga: Belum Lulus Sudah Jadi Incaran! Ini 4 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Dibutuhkan BUMN, Minat Salah Satunya?

Pasalnya, jurusan kuliah yang sepi peminat bisa menjadi salah satu faktor kamu bisa lolos di UNY.

Hal ini karena persaingan yang sedikit lebih longgar dan tak terlalu ketat.

Lantas, apa saja jurusan S1 sepi peminat di Universitas Negeri Yogyakarta yang cocok diambil tahun 2025 mendatang?

Dikutip ayojakarta.com dari pmb.uny.ac.id pada Sabtu (31/08/2024), berikut daftar jurusan S1 sepi peminat di Universitas Negeri Yogyakarta berdasarkan data animo pendaftar tahun 2023.

Baca Juga: 20 Jurusan D3, D4, dan S1 Sepi Peminat di Universitas Gadjah Mada (UGM) Lengkap dengan Daya Tampung, Ada Prodi Bahasa!

1. S1 Pendidikan Seni Kerajinan (Pend. Kriya)

Peminat 2023: 264

Daya tampung 2024: 80

Baca Juga: 10 Jurusan S1 Teknik Paling Susah Ditembus di UNAIR, UNPAD, dan UI: Daya Tampung 33, Pelamar Capai 2.500 Lebih

2. S1 Pendidikan Teknik Elektronika

Peminat 2023: 356

Daya tampung 2024: 40

3. S1 Pendidikan Seni Tari

Peminat 2023: 407

Daya tampung 2024: 80

Baca Juga: 10 Jurusan S1 Paling Susah Ditembus di Universitas Airlangga (UNAIR), Keketatan Tertinggi Ada di Prodi Kedokteran

4. S1 Pendidikan Seni Musik

Peminat 2023: 508

Daya tampung 2024: 80

5. S1 Pendidikan Teknik Elektro

Peminat 2023: 625

Daya tampung 2024: 80

Baca Juga: Selalu Dicari Perusahaan, Ini 8 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Jarang Menganggur!

6. S1 Pendidikan Bahasa Jerman

Peminat 2023: 613

Daya tampung 2024: 80

7. S1 Pendidikan Seni Rupa

Peminat 2023: 624

Daya tampung 2024: 80

8. S1 Pendidikan Fisika

Peminat 2023: 536

Daya tampung 2024: 80

Baca Juga: 20 Jurusan Sepi Peminat di Universitas Brawijaya (UB) untuk D3 dan S1 Lengkap dengan Daya Tampung, Apa Saja?

9. S1 Pendidikan Kimia

Peminat 2023: 629

Daya tampung 2024: 80

10. S1 Kebijakan Pendidikan

Peminat 2023: 631

Daya tampung 2024: 40

Itulah 10 jurusan S1 sepi peminat di Universitas Negeri Yogyakarta berdasarkan data animo pendaftar tahun 2023 lengkap dengan daya tampung, cocok jadi referensi pilihan di 2025 mendatang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kuliah
# UNY
# S1
# sepi peminat
# Jurusan

News Update

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping