AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama akan segera membuka Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun anggaran 2025.
PPG 2025 diperuntukkan bagi mereka yang berprofesi sebagai guru maupun untuk mereka yang ingin menjadi guru.
Program PPG sendiri dibagi menjadi dua kategori, yaitu PPG Daljab atau dalam jabatan untuk guru yang sudah mengajar minimal 2 tahun berturut-turut.
Baca Juga: PPG Daljab Dibuka Maret 2025: Prakiraan Jadwal Pelaksanaan, Benarkah Tak Ada Seleksi Akademik?
Sedangkan PPG Prajabatan adalah untuk mereka yang ingin menjadi seorang guru dengan kualifikasi yang telah ditentukan.
Untuk mengikuti program ini, peserta diharuskan membayar biaya yang cukup terjangkau, yaitu Rp800 ribu per peserta.
Dengan biaya tersebut, peserta akan mendapatkan sejumlah fasilitas, seperti;
- Pendalaman Materi: Melalui modul pembelajaran daring.
- Induksi dan Tryout: Dibimbing oleh dosen dalam bentuk diskusi kelompok dan ujicoba soal.
- Uji Kinerja: Biaya operasional dan honor penguji.
- Biaya Pendidikan: Untuk layanan akademik dan cetak sertifikat.
Meski program ini berbayar, peserta akan memperoleh manfaat yang tentu jauh lebih besar karena dengan sertifikasi PPG, guru akan mendapatkan pengakuan profesional dan pengembangan karier yang lebih baik.
Baca Juga: Begini Cara Cek Status DTKS untuk Daftar KJP Plus Tahap 1 2025, Segera Lengkapi 4 Dokomen Ini
Target Peserta PPG
Kementerian Agama menargetkan untuk mengikutsertakan sekitar 269.000 guru dalam program PPG 2025.
Sebagian besar peserta berasal dari guru yang mengajar di madrasah dan guru agama yang terdaftar di bawah Kementerian Agama, termasuk guru PAI (Pendidikan Agama Islam), guru Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
Kabar Gembira Bagi Guru Madrasah
Bagi teman-teman yang mengajar di madrasah, baik itu di RA, MI, MTS, atau Aliyah, PPG 2025 membuka kesempatan besar untuk mendapatkan sertifikat pendidik.
Pendaftaran akan dibuka mulai Maret, dan para peserta akan dibagi dalam beberapa batch untuk memudahkan proses pelatihan dan ujian.
PPG dalam jabatan 2025 merupakan kesempatan emas untuk para guru di Indonesia, khususnya guru agama dan madrasah.
Mereka akan memperoleh sertifikat pendidik yang diakui secara profesional.
Prosesnya kini yang lebih fleksibel, dengan pembelajaran daring dan tidak adanya seleksi akademik, memberikan peluang yang lebih besar bagi semua guru untuk mengikuti program ini.
Pastikan untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan dan pantau terus informasi terkait jadwal dan prosedur pendaftaran.***

Share this article
Untuk mengikuti program ini, peserta diharuskan membayar biaya yang cukup terjangkau, yaitu Rp800 ribu per peserta.