Kosmetik Bebas Air, Salah Satu Solusi Selamatkan Lingkungan

Berkat kebangkitan clean beauty, selain banyak dicari, kosmetik bebas air juga memiliki beberapa keunggulan. (Pexels/Gustavo Fring)

Berkat kebangkitan clean beauty, selain banyak dicari, kosmetik bebas air juga memiliki beberapa keunggulan. (Pexels/Gustavo Fring)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Banyak produk kecantikan mengandung air yang mungkin erat kaitannya dengan lingkungan. Berkat kebangkitan clean beauty, alternatif kosmetik bebas air pun banyak dicari.

Dirangkum dari Vogue, Sabtu (22/8/2020), begini dampak kosmetik berbasis air terhadap lingkungan serta apakah produk bebas air (waterless) menjadikannya ramah lingkungan.

Masalah Produk Berbasis Air

Shanu Walpita, pendiri Futurewise Studio di Inggris mengatakan, air adalah salah satu bahan paling umum yang ditemukan dalam produk kecantikan. Air dikenal karena sifat spesifiknya yang melarutkan bahan padat atau bahan aktif gas.

Saat ini, sebagian besar produk dirancang agar menguntungkan dan tahan lama. Untuk tujuan ini, air sering digunakan sebagai pengisi karena murah dan mencegah kontaminasi. Namun, air juga menjadi tempat berkembang biaknya kuman.

“Ini fakta sederhana di mana ada air, di sana juga ada bakteri,” kata Susanne Langmuir, pendiri dan CEO merek perawatan kulit bebas air aN-hydra di Toronto, Kanada.

Menurutnya, produk berbasis air tidak lagi stabil dalam penyimpanan tanpa tambahan pengawet yang membunuh bakteri dan mengurangi pertumbuhan mikroba. "Sama seperti makanan yang perlu disimpan di lemari es,” tambahnya.

AYO BACA : 4 Manfaat Kulit Kentang untuk Perawatan Wajah Alami

Air tampaknya menjadi bahan yang menghidrasi, tetapi produk berbasis air ternyata dapat mengeringkan kulit dan rambut karena air dapat menguap. Terkadang kulit dapat bereaksi terhadap pengemulsi sintetis, wewangian, dan pewarna saat air menguap.

“Yang paling ekstrem, ini bisa menyebabkan kulit berjerawat dan iritasi kulit yang meradang, ” tutur Walpita.

Selain berdampak buruk bagi tubuh, menambahkan air ke produk juga bisa berbahaya bagi lingkungan. Dilaporkan ada lebih dari 8,3 miliar ton plastik di bumi. Industri kecantikan menjadi pemimpin, sebab produk memiliki kemasan yang kerap sulit atau tidak dapat didaur ulang.

Dengan menambahkan air sebagai pengisi produk, efektivitas produk secara keseluruhan berkurang. Semakin kurang efektif suatu produk, semakin banyak orang mengonsumsinya. Semakin banyak produk yang dikonsumsi, semakin banyak kemasan yang dibutuhkan, kemudian menciptakan lebih banyak pencemaran.

Munculnya Waterless Beauty

Konsep waterless beauty awalnya dimulai di Korea Selatan dan mulai mendapat perhatian di barat pada tahun 2015. Konsep ini dapat hadir dalam berbagai bentuk, termasuk serum, masker, bedak, pembersih, dan dapat digabungkan dalam perawatan kulit, rambut hingga make-up.

“Konsep bebas air pada awalnya tentang meningkatkan potensi produk perawatan kulit agar memiliki khasiat yang lebih besar pada kulit,” ujar Glendean Rehvan, direktur perawatan kulit di In-Trend, Inggris.

AYO BACA : 8 Mitos Manfaat Lemon bagi Tubuh

Saat ini waterless beauty mewakili keinginan akan formula yang bersih, travel-friendly, dan tidak beracun di tengah meningkatnya masalah keberlanjutan lingkungan hidup. Tren ini kemudian naik di tengah kesadaran konsumen arus utama dan pasar.

Perlu diperhatikan pula, produk bebas air bisa lebih mahal karena lebih terkonsentrasi. Mereka juga dianggap berkualitas lebih tinggi karena mengandung bahan-bahan yang bersumber lebih etis. Namun, hal ini tidak boleh membuat konsumen patah semangat. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin sedikit produk yang dibutuhkan, dan semakin lama produk tersebut bertahan.

Bebas Air Bukan Solusi Akhir

Meski produk bebas air dianggap lebih berkelanjutan, ini bukanlah solusi total. Air terlibat dalam semua tahapan pembuatan produk mulai dari pemanenan dan pemrosesan bahan mentah, hingga formulasi, finishing, pengemasan, transportasi, dan penggunaan konsumen.

Ketika mempertimbangkan kebenaran ini, sebenarnya tidak ada yang namanya produk kecantikan bebas air.

“Air pasti akan menjadi barang mewah. Faktanya, 2/3 populasi dunia akan mengalami kekurangan air pada tahun 2025, karena hanya 1% dari pasokan merupakan air tawar yang terakses,” jelas Walpita.

Menurutnya, krisis global ini mendesak untuk meningkatkan produk bebas air. Bagi Walpita, kecantikan bebas air bukan sekedar tren.

“Dengan cadangan air yang menipis, konsumen membuat perubahan gaya hidup yang positif untuk planet kita,” ujarnya. (Ventriana Berlyanti)

AYO BACA : Ingin Terlihat Awet Muda? Coba 11 Makanan Ini

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.