TEBET, AYOJAKARTA.COM - Hasil penelitian yang diterbitkan Journal of Neurology Neurosurgery & Psychiatry membeberkan fakta bahwa perempuan yang merokok empat kali lebih mudah terserang aneurisma otak ketimbang yang tidka merokok.
Aneurisma otak adalah terjadinya pelebaran pada dinding pembuluh darah akibat lemahnya struktur dinding pembuluh darah.
AYO BACA : Pemerintah Diminta Berperan Bentuk Kemitraan Petani Tembakau
Melansir dari Mayo Clinic, beberapa gejala yang paling umum dari aneurisma otak, antara lain tiba-tiba sakit kepala yang sangat parah, mual dan muntah, leher kaku, penglihatan kabur, kejang, kelopak mata kendur, hilang kesadaran, hingga linglung.
Sementara, dari Medical Xpress, para peneliti mempelajari 545 wanita berusia 30 hingga 60 yang menjalani pemindaian otak di lima rumah sakit pendidikan serta penelitian besar di Amerika Serikat dan Kanada antara 2016 hingga 2018.
AYO BACA : Ketahui 6 Gaya Meditasi, Mana yang Paling Cocok?
Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan perokok 4 kali lebih mungkin untuk memiliki kelainan arteri atau aneurisma otak daripada non-perokok. Sementara perokok perempuan yang juga memiliki tekanan darah tinggi berisiko 7 kali lebih lebih mungkin terkena aneurisma otak.
Sebagian besar aneurisma pada penelitian ini terletak di arteri karotis dengan diameter rata-rata 2-5 mm.
Perempuan dengan aneurisma otak juga cenderung menjadi perokok berat daripada mereka yang memiliki pemindaian otak normal. Perokok perempuan dengan aneurisma rata-rata menghabiskan 20 batang sehari dibandingkan dengan perempuan yang tidak memiliki aneurisma, yakni 12 batang sehari.
Tetapi perlu diperhatikan bahwa ini adalah penelitian observasional yang tidak menunjukkan sebab akibat. Para peneliti juga mengakui bahwa penelitian ini masih memiliki batasan karena bergantung pada ingatan pasien.
Share this article
beberapa gejala yang paling umum dari aneurisma otak, antara lain tiba-tiba sakit kepala yang sangat parah, mual dan muntah, leher kaku, penglihatan kabur, kejang, kelopak mata kendur, hilang kesadaran, hingga linglung.