Halodoc on WhatsApp, Perkuat Ekosistem Digital dari Hulu ke Hilir

Halodoc, ekosistem layanan kesehatan digital terlengkap di Indonesia memperkuat ekosistem kesehatan digital dari hulu ke hilir. (Foto: Dok Halodoc)
Halodoc, ekosistem layanan kesehatan digital terlengkap di Indonesia memperkuat ekosistem kesehatan digital dari hulu ke hilir. (Foto: Dok Halodoc)

AYOJAKARTA.COM-- Halodoc, ekosistem layanan kesehatan digital terlengkap edi Indonesia memperkuat ekosistem kesehatan digital dari hulu ke hilir, menghubungkan tiga pilar utama kesehatan, yakni pasien, tenaga kesehatan, dan mitra ekosistem, melalui rangkaian inovasi teknologi terbaru.

Memasuki dekade berikutnya, Halodoc memperkenalkan inovasi besar dalam ekosistem kesehatan yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang juga terus berkembang, yakni HILDA sebagai asisten digital yang kini berkembang menjadi Halodoc on WhatsApp dan layanan Family Care.

"Kami sadar, tidak semua orang ingin mengunduh aplikasi atau membuka website terlebih dahulu. Karena itu, kami mencoba menghadirkan layanan ini di platform yang sudah sangat akrab dengan masyarakat, yaitu WhatsApp," kata Chief Operating Officer Halodoc, Alfonsius Timboel dalam Dalam acara peringatan ulang tahun ke-10 yang digelar di Jakarta, Senin 25 Mei 2026.

Jadi, lanjut dia, perkembangannya bukan hanya mencari tahu pertanyaan apa saja yang sering diajukan masyarakat. Lalu memperbaiki sistem agar lebih relevan dan aman secara medis.

Namun Halodoc juga memikirkan aksesibilitasnya. “Sepuluh tahun lalu, kami memulai Halodoc dari pertanyaan sederhana : mengapa akses layanan kesehatan belum merata bagi banyak orang Indonesia?," kata dia.

Namun kini hal itu terjawab. "Hari ini, kami bersyukurdapat melayani jutaan masyarakat Indonesia, mulai dari konsultasi dokter, pembelian obat, layanan laboratorium, hingga pemantauan kesehatan keluarga," papar dia.

Sejak didirikan pada 2016, Halodoc telah berevolusi dari platform telekonsultasi menjadi ekosistem kesehatan digital terintegrasi yang menghubungkan jutaan masyarakat Indonesia dengan tenaga kesehatan berlisensi, apotek, laboratorium, fasilitas kesehatan dan mitra industri kesehatan lainnya.

"Milestone terbesar kami bukanlah peluncuran produk, melainkan momen-momen ketika teknologi benar-benar membantu kehidupan masyarakat, termasuk saat pandemi COVID-19," katanya.

Namun memasuki dekade berikutnya, Halodoc fokus membangun layanan kesehatan yang tidak hanya digital, tetapi semakin proaktif, personal, dan relevan dengan kebutuhan serta kebiasaan masyarakat yang terus berubah seiring berjalannya waktu.

Mendekatkan Layanan Kesehatan ke Pasien dan Keluarga

Dalam kurun waktu singkat setelah diluncurkan pada 2025, HILDA mencatatkan hingga saat ini lebih dari 2 juta sesi interaksi pengguna, antara lain mencari bantuan untuk menavigasi layanan Halodoc seperti dokter spesialis yang sesuai, bertanya mengenai informasi kesehatan sehari-hari, serta informasi obat dan vitamin.

Pola tersebut menunjukkan bahwa masyarakat siap untuk pengalaman kesehatan digital yang lebih proaktif. Platform HILDA di WhatsApp telah menjadi bagian dari keseharian 91% pengguna internet Indonesia, atau setara dengan estimasi 185–190 juta pengguna, untuk memastikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Melalui Halodoc on WhatsApp, masyarakat dapat mengakses informasi kesehatan, melakukan pembelian obat, hingga mendapatkan rekomendasi layanan medis dengan empat keunggulan utama: tanpa perlu mengunduh aplikasi, tanpa perlu login, jaminan 100% produk asli, dan pengiriman obat dalam waktu satu jam.

Halodoc on WhatsApp juga sudah memfasilitasi pembelian obat, dan akan terus diperluas agar pengguna dapat mengakses lebih banyak layanan kesehatan secara langsung melalui kanal komunikasi yang sudah menjadi kebiasaan komunikasi masyarakat sehari-hari.

Kali ini Halodoc juga meluncurkan Family Care, fitur terintegrasi yang dirancang khusus untuk para caregiver keluarga.

Data internal Halodoc menunjukkan bahwa 65% penggunanya adalah caregiver yang didominasi oleh para ibu, dan temuan di Indonesia Health Insights Report 2025 mengungkap bahwa 74% ibu di Indonesia mengelola kesehatan tiga anggota keluarga atau lebih.

Sementara hanya 17% dari waktu mereka dialokasikan untuk kesehatan diri sendiri. Fitur Family Care memungkinkan pengguna menambahkan profil terpisah untuk setiap anggota keluarga, dengan rekam medis, riwayat kesehatan, jadwal, dan perawatan preventif masing-masing yang terdokumentasi dalam satu tampilan terintegrasi, sehingga dapat memudahkan ibu dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria menyebut bahwa misi Halodoc untuk menyederhanakan layanan kesehatan berarti menyederhanakan untuk semua orang dari berbagai lapisan masyarakat.

"Termasuk mereka yang selalu di depan layar maupun yang lebih nyaman dengan WhatsApp sehari-hari, dari generasi lansia, pekerja harian, hingga para caregiver yang didominasi oleh ibu, yang menjaga kesehatan keluarga," jelas dia.

Fibriyani menyebut bahwa Halodoc on Whatsapp dan Family Care dirancang untuk hadir di titik di mana masyarakat sudah berada, sehingga kebutuhan kesehatan keluarga bisa dikelola di sela-sela aktivitas sehari-hari, tanpa memberikan beban tambahan bagi mereka.

Memperkuat Ekosistem Tenaga Kesehatan dan Kualitas Layanan

Dari sisi penyedia layanan, Halodoc berupaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan medis yang diberikan oleh tenaga kesehatan, termasuk dokter, apoteker, bidan, dan lainnya.

Salah satunya melalui Halodoc Academy, yang merupakan wadah pembelajaran terakreditasi Kementerian Kesehatan dan menyediakan program peningkatan kompetensi sekaligus perolehan Satuan Kredit Profesi (SKP), yang terbuka untuk dokter, apoteker, bidan, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

Hingga saat ini, Halodoc Academy telah diikuti oleh lebih dari 123.000 peserta dan menggelar 180 pelatihan bagi tenaga kesehatan.

Saat ini, Halodoc memperbarui Halodoc Academy dan platform Halodoc Doctors menjadi terintegrasi, melalui fitur Learn sebagai wadah edukasi. Dengan begitu, akses pembelajaran memungkinkan tenaga kesehatan mengikuti berbagai program edukasi serta peningkatan kompetensi secara lebih mudah dan terstruktur.

Selain itu, seluruh inovasi Halodoc yang dikembangkan di bawah pengawasan klinis Board of Medical Excellence (BoME), yang memastikan standar kualitas dan kepatuhan terhadap regulasi tetap terjaga di setiap aspek ekosistem, termasuk dalam pengembangan layanan berbasis AI seperti HILDA dan Halodoc on WhatsApp.

“Halodoc tumbuh bersama tenaga kesehatan sejak hari pertama. Kualitas layanan dan kepatuhan regulasi menjadi standar yang kami bangun sejak awal, dan BoME memastikan setiap inovasi tetap berpijak pada prinsip clinical safety," jelas Chief Medical Officer, Halodoc dr. Irwan Heriyanto, MARS.

Menurut dia, tidak ada bagian dari inovasi Halodoc yang dirancang untuk menggantikan peran tenaga kesehatan. "Sebaliknya, teknologi dan inovasi ini hadir untuk memperkuat layanan yang mereka berikan dan harapannya dapat mempermudah perjalanan medis, baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan,” paparnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Halodoc on Whatsapp
# Halodoc
# Telemedis
# Ekosistem digital

Berita Terkait

News Update

Jakarta Selatan

Sikap Tegas Pramono Anung Soal Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15: Jangan Takut, Sekolah Tetap Normal!

Ancaman bom palsu via WA landa SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS. Polisi pastikan aman dan langsung tangkap pelaku MY (34) di Jagakarsa. Pramono Anung tegaskan sekolah tetap normal, siswa diberi trauma

Nasional

Kasus KUR Jember Jadi Momentum BNI Perkuat Tata Kelola Penyaluran Kredit

BNI memperkuat tata kelola penyaluran KUR melalui digitalisasi, audit, dan pengawasan agar pembiayaan tepat sasaran.

Gaya Hidup

Benarkah Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas Berisiko Tinggi? Ini Penjelasan Medis dan Cara Pencegahannya

Hamil di atas 40 tahun berisiko tinggi seperti preeklampsia & keguguran. Meski begitu, kehamilan tetap bisa aman dengan kontrol rutin, pola hidup sehat, skrining medis, & lingkungan yang suportif.

Bisnis

Lewat Rumah BUMN BRI, Suhita Lebah Indonesia Perkuat Usaha Madu Berbasis Konservasi

BRI melalui Rumah BUMN mendampingi Suhita Lebah Indonesia mengembangkan usaha madu terintegrasi dari hutan hingga pasar nasional.

Ekonomi

Dukung Kiprah UMKM Disabilitas Kaltara, Pertamina EP Tarakan Field Promosikan Batik Kubedistik ke Forum Nasional

Batik Kalimantan Utara karya Kelompok Usaha Bersama Disabilitas Batik (Kubedistik). Batik yang mengusung konsep "Batik Pekerjaan karena Hati" ini merupakan binaan PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field.

Gadget

Rekomendasi HP dengan Harga di Bawah Rp5 Jutaan, Mulai dari Motorola Edge 60 Fusion hingga Redmi Note 15 5G

Rekomendasi HP 5G Rp3-5 jutaan di 2026: Motorola Edge 60 Fusion berbodi militer, Infinix Note 60 5G bawa baterai 6500 mAh & wireless charging, iQOO Z10R dengan FlashCharge 90W, serta Redmi Note 15 5G

Jakarta Selatan

Hari Pertama MPLS, SDN Srengseng Sawah 15 Alami Teror Bom, KBM Kembali Dilaksanakan Besok

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso memastikan bahwa kondisi sekolah saat ini sudah aman.

Metropolitan

Edukasi Pilah Sampah Masuk Materi MPLS, Pramono Anung: Menurut Saya Baik Sekali!

Langkah tersebut dinilai dapat menanamkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak dini kepada para peserta didik.

Teknologi

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Harga di Bawah Rp1 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi smartwatch 2026: Advan W1e Rp300 ribu berbodi metal, Huawei Band 11/11 Pro berlayar AMOLED terang, Haylou Solar Ultra dengan fitur GPS internal, serta Realme Watch 5.

Metropolitan

Bulky Waste DKI Makin Diminati, 1.700 Permintaan Penjemputan Sampah Besar Sudah Dilayani

Sepanjang Januari hingga pertengahan Juli 2026, Dinas Lingkungan Hidu DKI Jakarta mencatat sekitar 1.700 permohonan penjemputan telah ditindaklanjuti.

Jakarta Selatan

Hoax Ancaman Pesan Bom! SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Disisir Gegana, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Hari pertama masuk sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diwarnai aksi teror bom yang mengejutkan pada Senin, 13 Juli 2026.

Jakarta Utara

Viral Satpol PP Terlibat Pungli di Cilincing, Pramono Anung: Jika Benar Ada, Kami Tindak Tegas!

Viral di media sosial dugaan pungli yang melibatkan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di wilayah Jakarta Utara.

Nasional

Libur Sekolah Telah Usai, Program MBG Kembali Dibagikan Kepada Penerima Manfaat per Hari Ini

Kembalinya pelaksanaan Program MBG ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan gizi peserta didik.

Pendidikan

SPMB Jakarta 2026 Berjalan Transparan, Pramono Anung: Keberatan dari Publik Hampir Tidak Ada

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan kabar positif terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di ibu kota.

Pendidikan

Tinjau Langsung Pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026-2027, Syafrin Liputo Pastikan Tidak Ada Perundungan

Pemkot Jakarta Selatan berkomitmen untuk memastikan seluruh peserta didik baru bisa mengikuti kegiatan MPLS dalam suasana positif.

Metropolitan

Jakarta Jadi Tuan Rumah Indonesia Youth Summit 2026! Pramono Anung dan Erick Thohir Teken Kerja Sama Strategis

Pemprov DKI Jakarta resmi bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk dua agenda besar, yakni Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026.

Metropolitan

Pemprov DKI Beri Izin ASN Antar Anak Sekolah pada Hari Pertama Masuk, Ini Aturannya

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap peran orang tua dalam mendampingi anak saat memulai tahun ajaran baru.

Jakarta Utara

Terbongkar! Oknum Satpol PP yang Diduga Pungli di Rumah Belajar Jakarta Utara Disebut Kerap Berulah

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan oknum tersebut sudah beberapa kali membuat masalah bahkan sebelum dirinya menjabat.

Jakarta Timur

Sudinkes Lakukan Edukasi HIV/AIDS ke Pelajar: Januari hingga Juni 2026 ODHIV Ditemukan di Kelompok Usia Produktif

Menyasar kalangan pelajar, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur lakukan berbagai langkah strategis untuk menekan angka penularan HIV/AIDS.

Nasional

Amankan Pasokan Listrik Sepanjang Tahun 2026, Pemerintah Siapkan 212 Juta Metrik Ton Batu Bara

Kementerian ESDM telah memerintahkan badan usaha pertambangan untuk menyediakan 212 juta metrik ton batu baru.