AYOJAKARTA.COM - Menyasar kalangan pelajar, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur lakukan berbagai langkah strategis untuk menekan angka penularan HIV/AIDS.
Kepala Sudinkes Jakarta Timur, Arief Wahyudhy, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya lebih mengedepankan edukasi kesehatan reproduksi serta penyuluhan mengenai perilaku hidup sehat.
Selain itu, akses layanan konseling dan tes HIV bagi masyarakat kini semakin diperluas.

Sebagai informasi, berdasarkan data penemuan kasus baru Orang dengan HIV (ODHIV) di fasilitas layanan kesehatan Jakarta Timur sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, mayoritas kasus ditemukan pada kelompok usia produktif.
"Mayoritas kasus ditemukan pada kelompok usia 25 hingga 49 tahun," ujar Arief Wahyudhy pada Senin, 13 Juli 2026.
Sementara itu, untuk kelompok remaja usia 16 hingga 18 tahun, tercatat sebanyak 14 kasus yang tersebar di seluruh kecamatan di Jakarta Timur.
Arief menegaskan bahwa data tersebut tidak menunjukkan adanya kasus pada siswa SMP (usia 12-15 tahun) dan tidak berasal dari satu sekolah tertentu saja.

Sudinkes Jaktim memastikan bahwa penanganan pasien dilakukan sesuai pedoman Kementerian Kesehatan RI. Hal ini mencakup koordinasi intensif dengan pihak puskesmas, rumah sakit, hingga sekolah.
"Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap pasien memperoleh pemeriksaan, konseling, pendampingan, hingga terapi antiretroviral (ARV) dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pasien," tegas Arief.
Selain pengobatan, edukasi mengenai cara penularan yang benar menjadi prioritas utama untuk memutus rantai penyebaran sekaligus menghilangkan stigma negatif di masyarakat. Arief mengingatkan bahwa ODHIV tetap bisa beraktivitas normal seperti sekolah dan bekerja.
Masyarakat perlu memahami bahwa HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari seperti:
- Berjabat tangan atau berpelukan.
- Berbagi makanan.
- Berada dalam satu ruangan yang sama.
Sudinkes Jakarta Timur mengimbau warga untuk meningkatkan pemahaman, menghindari perilaku berisiko, serta tidak memberikan diskriminasi kepada ODHIV.***
Share this article
Menyasar kalangan pelajar, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur lakukan berbagai langkah strategis untuk menekan angka penularan HIV/AIDS.