AYOJAKARTA.COM - Virus Monkeypox atau biasa dikenal dengan Mpox belakangan tengah menjadi perhatian serius bagi pemerintah.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahkan telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus ini.
Hal tersebut seiring dengan berkembangnya kasus penyebaran virus Mpox ini di wilayah Asia Tenggara yang dilaporkan sampai pada clade 2b.
Untuk itu, pemerintah terus mengeluarkan himbauan serius agar masyarakat meningkatkan gaya hidup sehat dan bersih guna mencegah penyebaran virus Mpox yang semakin meningkat.
Baca Juga: Roy Suryo Bongkar Analisis Hasil Ekstraksi HP Vina, Ternyata Bisa Diungkap dari Hal Ini
Dikutip dari laman resmi infeksiemerging.kemkes.go.id pada Rabu (21/8/2024), berikut 5 fakta penting tentang virus Mpox yang wajib diketahui.
APA ITU VIRUS MONKEYPOX (MPOX)?
Mpox merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus bernama monkeypox yang merupakan penyakit zoonosis atau ditularkan dari hewan ke manusia.
Kemudian penyakit ini mulai menyebar antar manusia sejak 28 November 2022 silam yang kemudian WHO mengganti namanya menjadi Mpox untuk menghindari rasisme dan juga stigmatisasi.
BAGAIMANA GEJALANYA?
Gejala jika terjangkit penyakit Mpox ini biasanya penderita akan mengalami demam, sakit kepala yang hebat, nyeri di bagian otot, sakit pada punggung, lemas, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening biasanya di bagian leher, ketiak, atau selangkangan, serta ruam atau lesi kulit.
Ruam biasanya akan muncul dalam satu hingga tiga hari sejak penderita demam.
Di mana ruam atau lesi ini berkembang dari bintik merah mirip cacar, kemudian lepuh berisi cairan bening, berikutnya lepuh berisi nanah, dan kemudian mengeras atau keropeng lalu rontok.
PENDERITA DENGAN RIWAYAT SAKIT BERAT DAPAT MENINGGAL KARENA MPOX?
Bagi beberapa orang, infeksi Mpox ini bisa menyebabkan komplikasi medis dan bisa menyebabkan kematian.
Penderita yang bisa mengalami gejala lebih serius dan kematian akibat Mpox seperti bayi baru lahir, anak-anak, serta orang dengan gangguan kekebalan tubuh.
Namun perlu dicatat bahwa tingkat kematian juga disebabkan berbagai faktor, termasuk layanan Kesehatan.
Untuk laporan kasus meninggal karena penyakit Mpox sendiri ada di Regional SEARO yakni di wilayah India dan juga Thailand.
Baca Juga: Heboh Virus Mpox Mulai Mewabah di Indonesia, Seperti Ini Gejala dan Cara Penularannya
BAGAIMANA CARA PENULARAN DARI MANUSIA KE MANUSIA?
Penyebaran Mpox sesama manusia melalui kontak fisik yang sangat erat termasuk tatap muka, kulit ke kulit, mulut ke mulut, mulut ke kulit, juga adanya kontak seksual.
Hingga saat ini diteliti jika penderita masih bisa menularkan penyakit Mpox sampai semua lesi yang dialami penderita berkerak, keropeng sudah jatuh dan lapisan kulit baru sudah terbentuk di bawahnya.
Penularan juga mungkin terjadi karena menghirup serpihan kulit atau virus dari handuk, pakaian, atau juga tempat tidur penderita.
Baca Juga: Viral! Virus Mpox Mulai Menyebar di Beberapa Negara, Ini 4 Faktanya
APAKAH SUDAH ADA VAKSIN MPOX?
Sebelumya sudah ada vaksin yang digunakan untuk penyakit ini yaitu bernama smallpox yang telah diteliti serta dikembangkan sehingga bisa untuk pencegahan Mpox.
Hanya saja ketersediaan vaksin ini dilaporkan masih sangat terbatas, dan beberapa negara merekomendasikan vaksin ini hanya untuk orang yang beresiko.
Seperti orang yang sudah melakukan kontak dekat dengan penderita Mpox, sementara vaksinasi massal tidak dianjurkan.****

Share this article
Lima fakta penting yang harus diketahui masyarakat soal penyebaran virus Mpox di Indonesia, waspada.