VANTAA, AYOJAKARTA – Indonesia akan kembali berhadapan dengan Denmark di Piala Sudirman 2021 pada hari ini, Rabu 29 September 2021. Pertandingan yang akan menentukan juara Grup C pada siang hari nanti merupakan pertemuan ke-10 antara Indonesia dan Denmark.
Pertemuan mulai terjadi pada Piala Sudirman 1993. Pada saat itu, Indonesia menang dengan skor 3-2 atas Denmark. Edisi terakhir terjadi pada Piala Sudirman 2019 dimana Denmark berhasil mengalahkan Indonesia dengan kedudukan 3-2.
Dari 15 pertemuan, tercatat Indonesia berhasil 6 kali mengantongi kemenangan atas Denmark. Lantas, bagaimana prediksi hari ini?
Indonesia menurunkan skuad terbaiknya demi bisa menjuarai Grup C melawan Denmark. Adapun, pemain-pemain yang akan diturunkan adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (ganda putra), Putri Kusuma Wardani (tunggal putri), Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putrid), dan Praveen Jordan/Melati Daeva (ganda campuran).
Jika dilihat berdasarkan head to head atau rekor pertemuan skuad Garuda cukup menjanjikan untuk dapat mencuri kemenangan. Kevin/Marcus akan mencoba perlawanan dari Mads Pieler Kolding/Frederik SØgaard.
Kedua pemain itu tercatat belum pernah bertemu sebelumnya. Namun secara ranking, Kevin/Marcus yang menduduki peringkat satu dunia tentu akan mudah berhadapan dengan Mads/Frederik yang berada jauh di bawahnya yaitu 166 dunia.
Lalu untuk tunggal putri, keduanya juga belum pernah bertemu di turnamen internasional. Putri yang berada di peringkat 136 dunia akan berhadapan dengan Mia Blichfeldt yang berperingkat 12 dunia.
Namun, Putri yang baru saja menjuarai Spain Masters 2021 pada Mei lalu patut dinanti untuk memberikan perlawanan. Terlebih, Putri merupakan tunggal putri yang menjanjikan.
Untuk tunggal putra, Ginting mempunyai catatan bagus dalam berhadapan dengan Anders Antonsen yang akan diturunkan oleh Tim Denmark. Secara ranking, Anders mepunyai ranking di atas Ginting. Namun secara rekor pertemuan, Ginting unggul dengan agregat 4-0.
Lalu di ganda putri, dengan status peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia/Apriyani seharusnya tidak mempunyai masalah jika bertemu dengan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen. Terlebih, rekor pertemuan Greysia/Apriyani cukup unggul jauh yaitu 6-0.
Sektor ganda campuran akan menjadi sektor terakhir yang dimainkan. Berdasarkan catatan Praveen/Melati belum pernah bertemu dengan Mathias Thyrri/Amalie Magelund. Namun berdasarkan ranking, dengan status peringkat 4 dunia, Praveen/Melati diharapkan dapat menyumbang poin untuk Indonesia ketika berhadapan dengan pasangan dengan peringkat jauh di bawahnya.
Selamat berjuang, Tim Indonesia!

Share this article
Pertemuan mulai terjadi pada Piala Sudirman 1993. Pada saat itu, Indonesia menang dengan skor 3-2 atas Denmark.