Pensiun, Richard Mainaky Cerita Sulitnya Latih Sektor Ganda Campuran

Ilustrasi Badminton
TEBET, AYOJAKARTA -- Salah satu legenda bulu tangkis Indonesia, Richard Mainaky, memutuskan untuk pensiun sebagai kepala pelatih sektor ganda campuran PBSI. Richard akan resmi mengundurkan diri sebagai bagian dari Tim Indonesia mulai 27 September mendatang.
Dia mengatakan, alasannya pensiun adalah karena faktor keluarga. Richard membeberkan selama sibuk melatih di PBSI, dia hanya sedikit mempunyai waktu untuk keluarganya di rumah.
Maka dari itu, setelah ini dia akan memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Manado. Di kampungnya, Richard mengaku sudah membangun sebuah rumah dan restoran sebagai bisnisnya.
Kabar pensiun Richard sudah lama berhembus, bahkan sejak Olimpiade Rio 2016. Saat itu, ketika anak didiknya berhasil meraih medali emas lewat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Richard bertahan karena dia berpikir empat tahun lagi di Olimpiade Tokyo 2020 ada kesempatan untuk mempertahankan medali emas itu.
Selain itu, dia juga membeberkan kesulitan-kesulitannya dalam melatih sektor yang dahulu sempat menjadi anak tiri. Richard menungkap, kesulitan dihadapi karena dia harus melatih satu pasangan namun berbeda gender.
"Yang putra lebih ke ego, sementara putri lebih ke perasaan. Tapi saya merasa ini adalah seni yang menantang, bukan beban," beber Richard dalam keterangan resmi melalui Tim Humas PBSI, Senin 13 September 2021.
Pria yang kerap disapa Kak Icad oleh anak-anak didiknya itu dikenal dengan pelatih bertangan dingin, tegas, disiplin, dan berkomitmen. Kehadirannya sejak tahun 1995 di PBSI, membawa perubahan yang sangat sigfinikan.jak
Lewat tangan hebat Richard, lahirlah bintang-bintang hebat seperti Tri Kusharjanto, Minarti Timur, Flandy Limpele, Vita Marissa, Nova Widianto, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Debby Susanto, hingga saat ini Praveen Jordan dan Melati Daeva yang menjadi andalan Indonesia di ganda campuran.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Richard akan resmi mengundurkan diri sebagai bagian dari Tim Indonesia mulai 27 September mendatang. Dia ingin fokus pada keluarga.