JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Air mata Neymar Jr tak terbendung usai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan final Liga Champions antara Bayern Munich versus Paris Saint-Germain (PSG) di Estadio da Luz, Lisbon, Senin (24/8) dini hari WIB.
Kekagalan membawa pulang trofi Liga Champions membuat bintang Brasil itu sangat kecewa. Neymar bermimpi ingin mempersembahkan trofi Liga Champions untuk pertama kalinya bagi PSG.
Jika terwujud, PSG akan menyamai prestasi raksasa Skotlandia, Celtic yang pernah melakukannya dalam satu musim, saat memenangkan lima piala pada musim 1966/1967 yakni Piala Eropa, Divisi Utama Skotlandia, Piala Skotlandia, Piala Liga Skotlandia dan Piala Glasgow.
Sejauh ini, hanya Real Madrid (2016/17, 2017/18) dan Bayern Munich (2012/13) yang pernah memenangkan empat trofi dalam semusim, termasuk Liga Champions.
Namun, impian dan ambisi Neymar itu sirna. Bayern Munich susah dikalahkan dengan mental baja. Sementara usai laga, Neymar menyesali di partai puncak yang didambakan semua pemain sepak bola di dunia.
AYO BACA : Segel Final Liga Champions, PSG Incar Trofi Kelima Musim Ini
Momentum kekalahan itu tak akan mudah dilupakan Neymar. Dia terlihat sangat emosional, dan lambat laun air matanya tumpah di kedua pipi Neymar.
David Alaba, bek Bayern Munich, menjadi orang pertama yang menemani kesedihannya. Alaba memeluk erat Neymar usai pertandingan.
Pelukan erat Alaba ke Neymar mendapatkan pujian warganet dari seluruh dunia. Alaba menunjukkan respek dengan menghibur Neymar di saat rekan-rekan setimnya ber-euforia merayakan kemenangan.
Akun Twitter Football Tweet menuliskan, “Sentuhan berkelas dari David Alaba. Baru saja memenangkan Liga Champions, dan mencapai impian seumur hidup, dan dia (Alaba) menghibur Neymar. Senang melihat hal-hal seperti itu.”
Disusul Philippe Coutinho, pemain Bayern lainnya yang merupakan teman Neymar sejak kecil hingga di timnas Brasil.
AYO BACA : Final Liga Europa: 5 Gol Tercipta, Sevilla Kalahkan Inter Milan
"Aku tahu ini saat yang sulit, aku pergi untuk memberi mereka kekuatan. Mereka memiliki tim yang hebat, ditunjukkan sepanjang tahun. Neymar tidak perlu berkomentar. Saya mengatakan kepadanya, saya mengatakan bahwa dia telah memenangkan banyak dan akan menang lebih banyak lagi. Anda harus mengangkat kepala," kata Coutinho dilansir Radio Esportiva.
Neymar pun tampak tegar. Usai pertandingan, megabintang yang didatangkan dari Barcelona tersebut memberikan ucapan selamat atas kemenangan Bayern Munich dalam akun Twitter-nya.
“Kalah adalah bagian dari olahraga, kami mencoba segalanya, kami berjuang sampai akhir. Terima kasih dukungan dan kasih saying kalian dan selamat untuk Bayern,” tulis Neymar di Twitter pribadinya @Neymarjr.
Lini serang PSG sebenarnya mendapatkan banyak peluang di depan gawang Bayern. Namun, penjaga gawang Manuel Neuer tampil dengan magisnya.
PSG melewatkan banyak kesempatan untuk mencetak gol, termasuk peluang one on one yang dimiliki Neymar, selagi Kylian Mbappe juga tidak berkutik di depan gawang.
Klub asal Paris itu dipaksa menyerah lewat skor tipis 1-0 di Estadio da Luz, lewat gol semata wayang winger Prancis Kingsley Coman pada menit ke-59.

Share this article
Air mata Neymar Jr tak terbendung usai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan final Liga Champions antara Bayern Munich versus Paris Saint-Germain (PSG) di Estadio da Luz, Lisbon, Senin (24/8) dini hari WIB.