JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengkritik internal federasi sepak bola Indonesia, PSSI, lewat salah satu media di Korea Selatan.
PSSI, melalui Plt Sekjen Yunus Nusi ogah mengomentari curhatan Shin Tae-yong tersebut. Menurutnya, berita tersebut belum diketahui kevalidannya sampai pihaknya bertemu secara langsung dengan Shin Tae-yong.
“Selama belum ada pernyataan langsung dari Shin Tae-yong atau agensinya kepada kami, kami tidak akan memberikan tanggapan,” ujar pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis, seperti dikutip Republika.
Menurut Yunus, PSSI tidak dapat mengeluarkan konfirmasi ap apun karena informasi yang beredar berasal dari media Korsel, menggunakan bahasa setempat dan belum diketahui kevalidannya.
AYO BACA : Drawing Piala Asia U-19, Indonesia Berada di Grup A
Meski demikian, Yunus melanjutkan, PSSI tetap mencari tahu soal kebenaran berita media tersebut.
“Ada tim yang menangani. Tim ini akan langsung tanyakan ke Shin Tae-yong tentang berita yang terjadi di Korea Selatan,” jelas dia.
Media daring Korsel Naver Sports mengunggah pernyataan Shin Tae-yong, yang mereka sebut hasil wawancara, pada Kamis (18/6/2020).
Dalam artikel berbahasa Korea tersebut, Shin Tae-Yong mengkritik PSSI yang disebutnya kerap berganti pengurus dan kebijakan. Salah satunya, Ratu Tisha Destria yang mengundurkan diri pada April 2020.
AYO BACA : Komisi X DPR Sebut Gugus Tugas Belum Rekomendasi Kegiatan Olahraga
Tidak hanya itu, Shin juga curhat soal seorang pelatih Indonesia di jajarannya yang tidak izin ketika timnas U-19 baru selesai melakukan pemusatan latihan (TC) di Thailand pada awal Februari 2020.
Bagi Shin, itu adalah sebuah kesalahan. Namun, pelatih tersebut justru bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Akan tetapi, kata juru taktik yang melatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu, sang pelatih malah diberikan jabatan direktur teknik oleh PSSI.
Kemudian, Shin juga menyoroti soal gaji yang disebutnya beberapa kali diberikan terlambat seperti pada bulan April terlambat dua pekan dan gaji Mei terlambat 10 hari.
PSSI mengontrak Shin Tae-yong untuk durasi empat tahun sejak akhir Desember 2019. Pria berkewarganegaraan Korsel itu bertanggung jawab untuk tim nasional senior, U-23 dan U-19 Indonesia.
Timnas U-19 yang baru saja drawing berada di Grup A satu grup dengan tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Timnas U-19 diproyeksikan mengikuti gelaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.
AYO BACA : PSSI Susun Panduan Protokol Kesehatan saat Kompetisi Berlanjut

Share this article
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengkritik internal federasi sepak bola Indonesia, PSSI, lewat salah satu media di Korea Selatan.