AYO BACA : Resmi, Proliga 2020 Dihentikan Tanpa Gelar Juara
AYO BACA : Pandemi Corona, APG Filipina Mundur hingga Oktober
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Dua atlet pemenang medali emas Olimpiade, Katerina Stefanidi dan Katarina Johnson-Thompson mengkritik sikap Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) yang berencana tetap menyelenggarakan Olimpiade 2020 sesuai jadwal.
Stefanidi menyatakan kecewa karena IOC tidak memiliki rencana alternatif untuk Olimpiade dengan adanya masalah pandemi corona. Adapun Johnson-Thompson merasa dirinya berada dalam tekanan untuk terus berlatih, padahal situasi terkini jauh dari ideal.
Menanggapi kritikan pedas tersebut, IOC menegaskan bahwa tidak ada solusi ideal terkait Olimpiade Tokyo 2020, ketika pandemi Covid-19 menghantam semua sektor.
"Ini merupakan situasi luar biasa yang menuntut solusi-solusi luar biasa. IOC berkomitmen untuk menemukan solusi dengan dampak negatif paling kecil untuk para atlet, sambil melindungi integritas kompetisi dan kesehatan para atlet," kata juru bicara IOC, Rabu (18/3/2020), seperti dikutip Republika.co.id.
"Tidak akan ada solusi ideal pada situasi ini, dan inilah mengapa kami memperhitungkan tanggung jawab dan solidaritas para atlet," tambahnya.
Terkait virus corona, pelaksanaan Piala Eropa 2020 atau Euro 2020 juga terpaksa ditunda hingga tahun 2021. Hal itu terkait pandemi global virus corona yang saat ini mewabah di 100 lebih negara.
Tidak hanya pelaksanaan Piala Eropa, liga elite Eropa pun juga mengalami nasib yang sama. Tak hanya itu, penundaan juga dirasakan gelaran Formula 1 dan MotoGP.
AYO BACA : Bintang Brooklyn Nets Kevin Durant Terinfeksi Covid-19
Share this article
Dua atlet pemenang medali emas Olimpiade, Katerina Stefanidi dan Katarina Johnson-Thompson mengkritik sikap IOC yang berencana tetap menyelenggarakan Olimpiade 2020 sesuai jadwal.