AYOJAKARTA.COM – Menjelang Piala Dunia U-17 2023, Radja Nainggolan terpilih menjadi duta promosi Piala Dunia U-17 2023.
Radja Nainggolan dan Sabreena Dressler ditunjuk langsung oleh PSSI yang mana nantinya akan mempromosikan Piala Dunia U-17 2023 saat berlangsung.
Namun terpilihnya Radja Nainggolan membuat beberapa pihak melakukan kontra lantaran dikenal sebagai pesepak bola yang bandel.
Diketahui Radja Nainggolan adalah mantan bintang Timnas Belgia yang juga memiliki keturunan Indonesia yang memiliki rekam jejak yang buruk.
Dan rekam jejak buruk Radja Nainggolan tercipta saat dirinya masih berkarir sebagai pemain sepak bola.
Dikutip dari Suara.com, berikut ini adalah tindakan atau kesalahan besar selama berkarir di sepak bola.
Baca Juga: Stadion di Indonesia Panen Pujian Warga Asing, Jelang Laga Perdana Piala Dunia U-17 2023
1. Minum alkohol dan merokok di luar lapangan
Adapun kesalahan tersebar pertama duta Piala Dunia U-17 2023 Radja Nainggolan meminum alkohol dan merokok di luar lapangan.
Aksi Radja Nainggolan meminum alkohol dan merokok di luar lapangan tersebut terekam dalam sebuah video dan telah beredar luas pada awal tahun 2018.
Bahkan video aksi Radja Nainggolan tersebar di media sosial dan menjadi sorotan publik karena kelakukan buruk dari seorang atlet tersebut.
Karena melakukan pelanggaran, pelatih AS Roma waktu itu, Eusebio Di Franceso mengeluarkannya dari skuad saat akan berhadapan dengan Atalanta sebagai bentuk hukuman bagi Radja Nainggolan.
2. Ditangkap polisi
Selanjutnya, di tahun 2022, Radja Nainggolan tertangkap pihak Kepolisian Antwerp lantaran kedapatan mengemudi tanpa lisensi.
Radja Nainggolan diberhentikan oleh pihak Kepolisian saat mengendarai mebol Mercedes di Noordersingel dan Schijnpoortweg.
Adapun dirinya ditangkap Polisi lantaran Radja Nainggolan masih dalam masa larangan mengemudi, dan SIM nya ditahan usai sebelum nya juga pernah tertangkap basah mengemudi dalam keadaan mabuk.
Baca Juga: Hadapi Ekuador di Laga Perdana Piala Dunia U17, Iqbal Gwijangge Berharap Dukungan dari Suporter
3. Merokok di bench pemain
Terakhir, kesalahan yang dilakukan Radja Nainggolan adalah dengan merokok rokok elektrik di Bench pemain Royal Antwerp.
Radja Nainggolan melakukan hal tersebut saat Royal Antwerp mengalami kekalahan dari Standard Liege dengan skor akhir 0-3.
Karena telah melanggar dengan merokok di bench pemain, maka Radja Nainggolan dipindahkan ke Tim B atas pernyataan resmi dari Royal Antwerp.***

Share this article
Menjelang Piala Dunia U-17 2023, Radja Nainggolan terpilih menjadi duta promosi Piala Dunia U-17 2023.