AYOJAKARTA.COM – Indonesia dikabarkan tidak akan mendapatkan sanksi dari FIFA terkait tragedi yang terjadi di Kanjuruhan, Malang sepekan lalu.
Diketahui Selain PSSI, Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah mengutus seorang menteri untuk melobi kepada FIFA agar Indonesia tidak mendapatkan sanksi atas kejadian tersebut selain.
Dilansir AyoJakarta.com dari laman Suara.com Presiden Joko Widodo telah mengutus menteri BUMN, Erick Thohir untuk menemui Presiden FIFA Gianni Infantino.
Erick Thohir yang ditunjuk langsung oleh presiden Jokowi bergerak cepat untuk menemui Presiden FIFA yang tengah berada di Doha, Qatar.
Baca Juga: Profil Kadiv Propam Baru Irjen Syahar Diantono, Segini Total Gaji dan Tunjangannya
Pastinya Erick Thohir yang menemui Gianni Infantino membicarakan terkait nasib sepak bola pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Pilihan Presiden mengutus Erick Thohir untuk bertemu Presiden FIFA dinilai sangat tepat.
Hal itu karena sepak terjang Erick Thohir yang merupakan mantan bos dari klub Inter Milan itu mampu membawa pengaruh di dunia sepak bola sehingga petinggi-petinggi FIFA banyak yang mengenal sosok Erick Thohir, terlebih saat ini Presiden FIFA berasal dari Italia.
Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari Komisi X DPR RI, Zainuddin Maliki yang menilai langkah cepat yang dilakukan Presiden Joko Widodo serta Erick Thohir agar kejadian tersebut tidak berimbas pada sanksi.
Pasalnya, tragedi Stadion Kanjuruhan ditengarai melanggar aturan yang telah ditetapkan FIFA.
Baca Juga: Ferdy Sambo Diduga Masih 'Berkuasa' di Kepolisian Meski Sudah Dipecat, Ini Buktinya
Oleh karena itu, langkah cepat Presiden Joko Widodo dan Erick Thohir patut diapresiasi, karena langkah cepat tersebut membuat FIFA tidak memberikan sanksi kepada Indonesia.
“SOP dari FIFA sudah jelas dan itu ditengarai ada pelanggaran, tapi langkah cepat (Jokowi dan Erick) tersebut membuat FIFA tidak memberikan sanksi kepada Indonesia. Masalahnya karena sepak bola yang masih jadi primadona yang banyak orang bergantung dari keberadaan dari sepak bola,” ucapnya.
Zainuddin mengimbau agar para suporter klub-klub bola di Indonesia menjunjung tinggi sportifitas dan tanggung jawab. Olehnya itu, tragedi di Stadion Kanjuruhan dijadikan pelajaran ke depan oleh para suporter.
“Mari sportivitas dijunjung tinggi, pemainnya, suporternya, PSSI-nya harus junjung tinggi tanggung jawab sportivitas. Saya kira ini perlu jadi pelajaran kita semua, berduka dengan kasus di kanjuruhan,” jelasnya. ***

Share this article
Langkah cepat Presiden Joko Widodo dan Erick Thohir patut diapresiasi, karena langkah cepat tersebut membuat FIFA tidak beri sanksi.