KOTA TANGERANG, AYOJAKARTA.COM - Paman John Kei, Nus Kei, mengaku sering mendapatkan teror dari ponakannya sejak tahun 2016. Namun, ia tak menyangka jika ponakannya tersebut akan menyerangnya hingga menyebabkan anggota keluarga lain yakni Yustus Crowing Key alias Erwin tewas.
"Kami adalah keluarga, apalagi saya sebagai pamannya. Saya enggak berpikir kejadian itu terjadi, padahal saya sudah menduga," kata Nus Kei usai pra-rekonstruksi di Cluster Australia, Green Lake, Tanggerang, Rabu (24/6/2020).
Nus Kei mengaku sering mendapatkan peringatan agar pindah rumah. Ia menampik pindah rumah lantaran ia merasa tidak perlu.
"Teman-teman sudah pada telepon 'sudah lo pindah dulu, keluar dulu'. (Saya jawab) ini rumah saya, saya enggak mau," ujar Nus Kei.
Seperti diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap John Kei dan 29 anak buahnya terkait kasus penyerangan dan penganiayaan terhadap kelompok Nus Kei di perumahan Green Lake City, Kota Tangerang dan Duri Kosambi, Jakarta Barat.
Mereka diamankan di markas John Kei, yang berada di Jalan Tytyan Indah Utama X, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (21/6/2020) malam.
AYO BACA : Fakta Baru Premanisme John Kei, Ada Cerita Frengky Korban Selamat
Saat melakukan penyerangan di perumahan Green Lake City, anak buah John Kei sempat melepaskan tembakan sebanyak 7 kali di sekitar rumah Nus Kei. Akibatnya, satu pengemudi ojek online bernama Andreansyah mengalami luka tembak pada bagian jempol kakinya. Satu satpam harus luka robek karena tertabrak mobil kawanan John Kei saat mendobrak gerbang perumahan.
Selain melakukan penyerangan di Green Lake, Tenggerang, di hari yang sama anak buah John Kei juga melakukan penyerangan terhadap kerabat Nus Kei bernama Yustus Corwing Rahakbau Kei (46) di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Pria tersebut pun akhirnya tewas usai dibacok dan dilindas.
Belakangan diketahui, kasus tersebut dipicu atas motif kekecewaan John Kei yang merasa dikhianati oleh Nus Kei terkait pembagian hasil penjualan tanah di Ambon.
Lika-liku John Kei yang tak pernah selesai menemukan pertaubatannya
AYO BACA : Kata Kapolri idham Aziz Soal Serangan Kelompok John Kei
![Reka adegan pengrusakan rumah Nus Kei di cluster Australia di Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten, Rabu (24/6). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/perusakan_rumah_nus_kei.jpg)
Share this article
Nus Kei mengaku sering mendapatkan peringatan agar pindah rumah. Ia menampik pindah rumah lantaran ia merasa tidak perlu.