AYOJAKARTA.COM — Aplikasi pemerintah di Indonesia disebut rentan diretas dan disusupi oleh aktivitas ilegal seperti judi online.
Baru-baru ini Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian mengungkap penyebab aplikasi pemerintah rentan kena retas judi online (judol).
Hinsa Siburian mengatakan bahwa aplikasi-aplikasi pemerintah rentan disusupi sindikat judi online karena sistem keamanannya yang lemah.
“Aplikasi-aplikasi pemerintah itu sistem pemerintah itu banyak yang disusupi karena lemah,” ungkap Hinsa Siburian yang dikutip dari kanal YouTube METRO TV pada Jumat, 8 November 2024.
Menurutnya, aplikasi sistem pemerintah banyak yang disusupi atau diretas oleh pemain judi online karena lemah dan tidak memenuhi standar yang berlaku.
“Standar-standar yang ditentukan tidak dilaksanakan sehingga sistem judi online mudah menyisipkan di aplikasi pemerintah itu,” jelasnya.
Banyak instansi pemerintahan Indonesia yang tidak memiliki sistem keamanan yang memadai, yang membuat celah peretasan bagi pelaku judol.
Penyebab dari kerentanan peretasan aplikasi pemerintah oleh judi online, kata dia, kemungkinan bisa saja karena Kurangnya pemahaman tentang keamanan siber di kalangan sumber daya manusia (SDM) di instansi pemerintah.
Baca Juga: Cara Sembunyikan Aplikasi di iPhone, Gak Semua Tipe Bisa!
Kepala BSSN Hinsa Siburian sudah beberapa kali mengingatkan perihal ini kepada pemerintahan bahkan sudah ada sekitar 1200 sistem yang sudah diingatkan oleh timnya.
“Sudah hampir 1200 yang kita sudah ingatkan dan suruh diperbaiki kepada yang mempunyai sistem,” tutur kepala BSSN tersebut.
Kepala BSSN Hinsa Siburian telah merekomendasikan penguatan sistem keamanan kepada lebih dari 1.200 instansi untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Ia juga menekankan bahwa pentingnya pembaruan sistem dan peningkatan kesadaran akan keamanan siber di seluruh level organisasi selevel pemerintahan.
Agar tidak sering terjadi hal serupa, setiap instansi pemerintah disarankan untuk melakukan pembaruan perangkat lunak secara berkala untuk menutup celah keamanan yang bisa saja mudah diketahui.
Pembaruan perangkat ini termasuk pembaruan sistem operasi, aplikasi, dan semua komponen terkait.***
Share this article
Aplikasi pemerintah di Indonesia disebut rentan diretas dan disusupi oleh aktivitas ilegal seperti judi online.