AYOJAKARTA.COM - Duka di hati Jerome Polin masih menganga sejak sang ayah yang Bernama Marojahan Sintong Sijabat meninggal dunia.
Marojahan Sintong Sijabat menghembuskan nafas terakhir setelah didiagnosis mengalami clot atau penyumbatan pembuluh darah di usus dan paru-paru.
Awalnya Marojahan hendak melayani kegiatan retreat siswa SMA Petra. Namun dia mendadak mengalami sakit perut hebat yang semula hanya dikira masuk angin biasa.
Setelah di bawa ke rumah sakit di Kota Batu, Malang, ayah Jerome Polin itu diketahui mengalami sumbatan usus dan memerlukan operasi.
Akan tetapi, karena keterbatasan alat di rumah sakit tersebut, Marojahan Sintong Sijabat langsung dirujuk ke National Hospital Surabaya.
Malam sebelum dijadwalkan operasi, kondisi Marojahan menurun hingga harus dipindahkan ke ruang ICU. Sayangnya, nyawa ayah Jerome Polin itu tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Taman Sidoarjo, Surabaya. Jerome tampak tidak bisa menahan kesedihan selama mengikuti ibadah penghiburan.
Baca Juga: Marojahan Sintong Sijabat Wafat di Usia 58 Tahun, Duka Jerome Polin Pecah: Kenapa Harus Secepat Ini
Malam sebelum ibadah tutup peti dilangsungkan, pria yang jago matematika itu meluapkan rasa dukanya melalui postingan di instastory Instagram yang diunggah pada, Minggu, 2 November 2025.
"Besok pagi adalah terakhir kalinya Bersama papa secara fisik, pa. Papa dari dulu selalu request mau dikremasi aja biar diingat dalam hati dan pikiran kami semua. Gak nyangka besok adalah hari kremasi papa," tulis Jerome Polin.
Rupanya Marojahan Sintong Sijabat sempat memberi wasiat agar jenazahnya dikremasi saat dirinya sudah meninggal dunia. Jerome tidak menyangka ajal akan menjemput ayahnya di usia 58 tahun. Kini dia akan memenuhi permintaan ayahnya untuk dikremasi.
Ibadah tutup peti dilangsungkan pada hari ini, Senin, 3 November 2025 pukul 09.30 WIB. Raga Marojahan memang sudah tiada, namun teladan, cinta, dan kebaikannya akan tetap tinggal di hati Jerome Polin dan keluarganya.***

Share this article
Jerome Polin berduka atas kepergian ayahnya, Marojahan Sintong Sijabat, yang meninggal akibat penyumbatan usus dan paru-paru. Jerome memenuhi wasiat sang ayah untuk dikremasi dan mengenang teladannya.